33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Puluhan Rumah Disapu Angin

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

TEMANGGUNG—Bencana angin ribut melanda wilayah lereng pegunungan Sindoro-Sumbing. Puluhan rumah di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo rusak akibat diterjang angin kencang dalam sepekan terakhir.

Di Dusun Kwadungan Desa Wonotirto Kecamatan Bulu rusak diterpa angin, Sabtu (9/12) sore. Kapolsek Bulu AKP Agus Rizal mengatakan, angin ribut datang sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, cuaca di lokasi kejadian tidak sedang hujan.

“Angin ribut di Dusun Kwadungan ini membuat 9 rumah mengalami rusak ringan karena sebagian besar genteng dan seng untuk atap rumah terbang terbawa angin,” terang Rizal.

Sukami, 45, warga Dusun Kwadungan mengatakan, pada saat angin ribut menerpa rumahnya, ia dan keluarganya sempat panik dan mencari tempat perlindungan yang aman di dalam rumah.

“Suaranya mengerikan, seperti mendengar suara mesin pesawat terbang dari jarak yang dekat. Setelah melihat keluar, genteng rumah kami sudah berserakan,” kata Sukami.

Pada Jumat (8/12) sore, angin ribut melanda Dusun Cangkringan, Kecematan Kertek Kabupaten Wonosobo. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Prayitno mengatakan, bencana angin ribut tersebut terjadi sekitar pukul 15.00. Akibatnya 10 bangunan di Dusun Cangkringan mengalami kerusakan. Kebanyakan rumah rusak di bagian atap karena sebagian genteng atau seng terbawa angin.

“Bencana kali ini juga mengakibatkan seorang warga bernama Ariyanto mengalami luka-luka karena tertimpa bangunan,” katanya.

Prayitno menyebutkan rumah yang mengalami rusak ringan, yakni milik Jumeno, Nurwandi, Tukiman, Suyoto, Rohadi, dan sebuah gedung pertemuan. Kemudian rumah rusak sedang milik Nasito dan Mardiyono, sedangkan rumah rusak berat milik Budiyanto dan Wahyu Utomo.

Sehari sebelumnya, Kamis (7/12), angin ribut merusak sekitar 47 rumah di Desa Surengede dan Sindupaten Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo. Sebanyak 44 rumah yang rusak tersebar di Dusun Kalisuren, Cawet, Wironalan dan Pangempon Desa Surengede. Sedangkan 3 rumah lain berada di Dusun Klilin Desa Sindupaten. Empat rumah masuk kategori rusak berat.

“Di antara empat rumah rusak berat tersebut, terdapat dua rumah yang roboh,” kata Prayitno.

Kecamatan Kertek merupakan salah satu daerah rawan puting beliung. BPBD Wonosobo selalu mengimbau warga untuk selalu waspada karena puting beliung muncul sewaktu-waktu pada musim hujan ini. (jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sebulan Produksi 1 Ton, Berdayakan Para Tetangga

UNTUK meraih kesuksesan, harus terus berusaha, pantang menyerah, dan bekerja keras. Setidaknya itu yang dilakukan Ahid Mustafidin, warga Jalan Kantil Sari  No 14 RT...

Bayar Tunai, Jadi Kuno

Saya jadi orang aneh. Dua hari terakhir ini. Jadi orang kuno. Misalnya tadi malam. Saat saya jalan-jalan di sebuah gang yang ramai di kota Amoy....

Motivasi dan Keaktifan Anak Belajar Matematika pada SMK

RADARSEMARANG.COM - SEBAGIAN guru Matematika, dalam proses pembelajaran masih mendominasi atau menjadi pusat perhatian (teacher centered). Artinya, pembelajaran berpusat pada guru, dengan metode ceramah....

Bupati Sidak Ponpes Modern Selamat

KENDAL—Kasus perkelahian dua santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Selamat Kendal yang mengakibatkan satu pelajar tewas menjadi perhatian serius Bupati Kendal, Mirna Annisa. Kemarin bersama...

Rumdin Bupati Diduga Dijadikan Tempat Mabuk dan Mesum

KENDAL—Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Kendal yang berada di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota Kendal hingga kini belum difungsikan sebagaimana mestinya. Bangunan yang telah menghabiskan anggaran...