Peduli Pesisir, BPI Terima Penghargaan dari PMI

457
PEDULI LINGKUNGAN : PT BPI mendapat penghargaan atas kepeduliannya terhadap penghijauan di lingkungan pesisir pantai Batang. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
PEDULI LINGKUNGAN : PT BPI mendapat penghargaan atas kepeduliannya terhadap penghijauan di lingkungan pesisir pantai Batang. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Peran aktif PT Bhimasewa Power Indonesia (BPI) dalam menjaga lingkungan pesisir pantai Batang mendapat apresiasi dari Palang Merah Indonesia (PMI). Salah satu program yang digencarkan BPI dalam menanggulangi bencana abrasi yakni Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat (PERTAMA) di area terdampak pembangunan PLTU Jawa Tengah 2×1.000 MW di pesisir pantai Batang.

“Partisipasi BPI pada program PERTAMA merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangkitkan kepedulian terhadap kawasan pesisir,” ujar Direktur Operasional BPI Shiroki Yamashita, Minggu (10/12).

Penghargaan berupa piagam apresiasi, diberikan saat kegiatan penanaman 6.000 pohon mangrove dan 1.500 pohon cemara, yang bertempat di Muara Kalisono, Desa Ujungnegoro, Batang, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, program PERTAMA tersebut merupakan program inisiatif Palang Merah Amerika dan USAID yang dimulai sejak 2016 di kawasan Batang. Program tersebut merupakan aktivitas peningkatan kapasitas bagi masyarakat dalam menghadapi bencana dengan membentuk relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT).

Pelatihan yang diberikan antaran lain seputar penanggulangan bencana, pemetaan desa, kampanye Penyadaran Resiko Bencana (PRB), penyusunan Peraturan Desa mitigasi skala kecil, serta penguatan hutan pantai melalui penanaman mangrove dan cemara.

“Kami berharap agar program ini dapat mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap program penanggulangan bencana di kawasan pesisir,” ujar Yamashita.

Program tersebut diterapkan oleh PMI Kabupaten Batang di Desa Karangasem dan Desa Klidang Lor. BPI sendiri bekerja sama dengan PMI Batang untuk mengadopsi program tersebut di dua desa, yakni Desa Ujungnegoro dan Desa Kedungsego Dukuh Roban Barat.

Lembaga SIBAT pada dua desa tersebut, saat ini juga sedang mempersiapkan demonstrasi plot pembibitan vegetasi pantai, serta menanam 12 ribu pohon mangrove dan 3.000 pohon cemaran. Penanaman itu dilakukan di zona konservasi pesisir Ujungnegoro dan Roban Kedungsegog. (han/zal)