33 C
Semarang
Rabu, 27 Mei 2020

Jawa Tengah Peringkat Kelima

Jumlah Penderita HIV/AIDS

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

MAGELANG – Jumlah penderita AIDS di Jawa Tengah masih tergolong tinggi. Bahkan Jateng tercatat menempati peringkat ke-5 setelah Papua, Papua Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta. Rata-rata penderita AIDS selalu bertambah sebab merupakan fenomena gunung es.

“Untuk saat ini wilayah Jawa tengah menduduki peringkat ke 5 di seluruh provinsi di Indonesia yang terdampak HIV/AIDS. Kalau tidak salah jumlah kasusnya sudah mencapai 1.500 kasus yang tersebar di beberapa kota di Jawa Tengah,” jelas Ketua Panitia Peringatan Hari AIDS Kota Magelang Bambang Margono, Minggu (10/12).

Namun demikian, Bambang tetap optimistis bisa memperkecil angka terdampak HIV/AIDS, khususnya di Wilayah Kota Magelang. Jumlah kasus di Kota Magelang cukup mengkhawatirkan karena mencapai sekitar 119 kasus.

“Maka dari itu, kita untuk saat ini sedang gencar melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menunjang turunnya angka penderita AIDS khususnya di Kota Magelang,” kata Bambang.

Sejumlah kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia yang bertujuan memberikan semangat serta sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak AIDS. “Selain itu juga, sebagai sarana untuk sosialisasi tentang bahaya dan dampak AIDS kepada masyarakat. Kita juga harus memberikan motivasi serta semangat kepada masyarakat yang terdampak AIDS,” papar Bambang.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan antara lain, lomba melukis bertemakan hari AIDS yang diikuti ratusan siswa SMP dan SMA se-Kota Magelang, lomba membuat poster, sosialisasi AIDS, dan pemeriksaan VCT secara gratis.

“Kita sengaja mengajak dan melibatkan siswa SMP dan SMA, serta beberapa komunitas AIDS yang ada di Kota Magelang, sekaligus memberikan sosialisasi mengenai bahaya AIDS terutama pada kalangan muda- mudi,” jelas Bambang.

Melalui kegiatan ini, Bambang berharapdapat memberikan kesadaran kepada masyarakat, mengenai bahaya AIDS serta mengurangi angka masyarakat yang terdampak HIV/AIDS. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

Anak Bisa Cerdas Tanpa Kekerasan

MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta sekolah menghapus kekerasan dalam bentuk apapun. Baik fisik maupun verbal. Ia menekankan, mencerdaskan anak tanpa harus...

Kriya Tulang Daun Pikat Mahasiswa Asing

SEMARANG – Sebanyak 10 mahasiswa asing belajar membuat biodiesel dan kriya tulang daun dalam program Internasional Community Engangement (ICE) 2017. Mereka berasal dari Kasetsart...

Budiyanto, Pemandu Jelajah Situs Kuno yang Juga Kreator Patung Kayu

Berawal dari hobinya yang suka mblakrak, Budiyanto menemukan banyak inspirasi untuk berkarya. Pria 40 tahun itu membuat banyak patung kayu yang bertema budaya. Eko Hendri...

Terus Kembangkan Pengolahan Biogas

RADARSEMARANG.COM, GETASAN – Desa Samirono menargetkan 2019 bisa menjadi Desa mandiri energi. Keberanian menetapkan target ini bukan tanpa alasan, saat ini di Desa Samirono sudah...

Bahagia Itu Sederhana

Bahagia itu sederhana. Tergantung bagaimana cara kita menikmati hidup. Salah satunya berbagi dengan sesama. Itulah yang selama ini dilakukan Yovita Indrayati, untuk mendapatkan kebahagiaan....

Konsumen Optimistis Ekonomi Membaik

SEMARANG -- Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia kepada 700 responden rumah tangga di Jawa Tengah pada bulan November 2017 mengindikasikan bahwa keyakinan konsumen berada...