33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

PGN Bangun 10 Reaktor Biogas

Wabup Berharap Desa Mandiri Energi Bertambah

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

UNGARAN-PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen mendukung program pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang dicanangkan pemerintah. Salah satunya melalui pengembangan biogas sebagai energi lokal masyarakat.

Dukungan itu diwujudkan dalam pembangunan 10 reaktor biogas dengan dengan kapasitas 6-12 kubik di Desa Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, yang diluncurkan oleh Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, di sela Jetak Expo, Sabtu (9/12) kemarin. Kini, sebanyak 137 rumah tangga pengguna biogas yang telah ada, akan mendapatkan subsidi dari PGN. Dengan demikian, program biogas rumah (BIRU) dapat dilanjutkan dan penggunaan energi lokal tersebut dapat merata.

“Kami atas nama pemerintah, berterimakasih kepada PGN yang peduli terhadap warga kami, dengan membantu program biogas 50 KK. Bahkan, kami berharap Desa Jetak ini, dijadikan pilot project sebagai desa pengguna energi alternatif,” kata Wabup Ngesti Nugraha kepada wartawan.

Menurutnya, di Kabupaten Semarang ssekitar 70 persen memelihara sapi. Tidak hanya di Desa Jetak, tapi juga Desa Samirono, Sumogawe, batur dan desa lainnya. Sebab populasi sapi perah di Kabupaten Semarang, ada sebanyak 42 ribu dan sapi pedaging sebanyak 22 ribu. Tidak hanya untuk kebutuhan memasak, tapi juga untuk penerangan, dan ampasnya bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik. “Kami berharap, program biogas ini dibangun lebih merata oleh PGN. Apalagi saat ini, terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg, tentunya biogas ini sangat membantu,” katanya.

Sedangkan Promotor Biogas Desa Jetak, Yusmin Sunaryo mengatakan kehadiran PGN disambut baik oleh pemerintah dan masyarakat Desa Jetak khususnya. Tidak hanya itu, melalui PGN, penguatan Desa Jetak sebagai Desa Mandiri Energi diyakini segera terwujud.

“Adanya reaktor biogas dari PGN sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Program yang telah dicanangkan pada 2009 ini sempat stagnan di 2016. Kami meyakini dengan kehadiran PGN, potensi Desa Jetak semakin terlihat sehingga mampu mensejahterakan masyarakatnya,” kata Yusmin dalam kegiatan Jetak Expo di Desa Jetak, Kabupaten Semarang, Sabtu (9/12) kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kebersamaan lewat Tradisi Tok Panjang

SEMARANG - Tradisi Tok Panjang atau jamuan makan bersama di meja panjang kembali digelar saat pembukaan Pasar Imlek Semawis (PIS) 2568/2017, Selasa (24/1) tadi...

Parpol Didorong Pede Ajukan Nama

SEMARANG – Pengamat Politik dan Pemerintahan Undip Semarang, Teguh Yuwono menilai parpol masih adem ayem menjelang Pilgub 2018. Padahal, sekarang sudah saatnya membocorkan nama...

Jangkauan Pasar Lebih Luas

SEMARANG – Tren ekonomi digital di Indonesia sudah tidak bisa dibendung lagi, membuat Global Elektronik tetap fokus pada penjualan offine maupun online. Peralihan ke...

Prosesi Jalan Salib, Disaksikan Ratusan Warga

SEMARANG – Puluhan jemaat Gereja St Theresia Bongsari, Pamularsih, Kota Semarang melaksanakan prosesi penggambaran jalan salib di sekitar tempat ibadahnya, Jumat (14/4) kemarin. Para...

Atlet Paragames Ikuti SBMPTN

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Empat penyandang disabilitas mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Sub Panlok Magelang, Selasa (8/5). Salah satu penyandang disabilitas...

Upah Rendah Belum Tentu Investasi Tinggi

SEMARANG – Pemerintah daerah didesak tak menjual upah buruh murah sebagai daya pikat kepada investor. Sebab, upah buruh yang rendah tak selalu berkorelasi dengan...