33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

PGN Bangun 10 Reaktor Biogas

Wabup Berharap Desa Mandiri Energi Bertambah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

UNGARAN-PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen mendukung program pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang dicanangkan pemerintah. Salah satunya melalui pengembangan biogas sebagai energi lokal masyarakat.

Dukungan itu diwujudkan dalam pembangunan 10 reaktor biogas dengan dengan kapasitas 6-12 kubik di Desa Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, yang diluncurkan oleh Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, di sela Jetak Expo, Sabtu (9/12) kemarin. Kini, sebanyak 137 rumah tangga pengguna biogas yang telah ada, akan mendapatkan subsidi dari PGN. Dengan demikian, program biogas rumah (BIRU) dapat dilanjutkan dan penggunaan energi lokal tersebut dapat merata.

“Kami atas nama pemerintah, berterimakasih kepada PGN yang peduli terhadap warga kami, dengan membantu program biogas 50 KK. Bahkan, kami berharap Desa Jetak ini, dijadikan pilot project sebagai desa pengguna energi alternatif,” kata Wabup Ngesti Nugraha kepada wartawan.

Menurutnya, di Kabupaten Semarang ssekitar 70 persen memelihara sapi. Tidak hanya di Desa Jetak, tapi juga Desa Samirono, Sumogawe, batur dan desa lainnya. Sebab populasi sapi perah di Kabupaten Semarang, ada sebanyak 42 ribu dan sapi pedaging sebanyak 22 ribu. Tidak hanya untuk kebutuhan memasak, tapi juga untuk penerangan, dan ampasnya bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik. “Kami berharap, program biogas ini dibangun lebih merata oleh PGN. Apalagi saat ini, terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg, tentunya biogas ini sangat membantu,” katanya.

Sedangkan Promotor Biogas Desa Jetak, Yusmin Sunaryo mengatakan kehadiran PGN disambut baik oleh pemerintah dan masyarakat Desa Jetak khususnya. Tidak hanya itu, melalui PGN, penguatan Desa Jetak sebagai Desa Mandiri Energi diyakini segera terwujud.

“Adanya reaktor biogas dari PGN sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Program yang telah dicanangkan pada 2009 ini sempat stagnan di 2016. Kami meyakini dengan kehadiran PGN, potensi Desa Jetak semakin terlihat sehingga mampu mensejahterakan masyarakatnya,” kata Yusmin dalam kegiatan Jetak Expo di Desa Jetak, Kabupaten Semarang, Sabtu (9/12) kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perayaan 10 Tahun SD Al Adzkiya Wonosobo

SD Al Adzkiya Wonosobo memasuki usia satu dekade. Untuk mengenalkan sistem pendidikannya, akhir pekan lalu (25/2), dihelat perayaan sekaligus pameran berbagai produk pendidikan. Di...

6.032 Botol Miras Dimusnahkan

SEMARANG – Sebanyak 6.032 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dimusnahkan Polrestabes Semarang di Lapangan Mapolrestabes Semarang, Jumat (26/5). Selain ribuan botol miras bermerek, petugas...

Anak Dicabuli, Lapor Polisi

SEMARANG - Bambang, 45 warga Gajahmungkur dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang. Dia dilaporkan oleh tetangganya, RMN terkait kasus dugaan tindak...

Kejutan Baru dari Mahathir

Begitu lama kursi Jaksa Agung itu kosong: hampir sebulan. Yang lama sudah diberhentikan: Tan Sri Muhamed Apandi Ali. Hanya dua hari setelah koalisi Barisan Nasional...

Pelaku Utama Masih Diburu

TEMANGGUNG– Polres Temanggung, Selasa (22/8) kemarin, menggelar reka ulang kasus penganiayaan dengan tersangka oknum suporter PSS Sleman terhadap buruh petik cabai atas nama Nur...

Izinan Tempat Hiburan Dievaluasi

MAGELANG–Kalangan DPRD Kota Magelang mendorong Pemkot Magelang untuk mengevaluasi izin tempat hiburan, utamanya karaoke. Menyusul kejadian pengeroyokan dan tewasnya petugas keamanan Happy Puppy karena...