PGN Bangun 10 Reaktor Biogas

Wabup Berharap Desa Mandiri Energi Bertambah

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

UNGARAN-PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen mendukung program pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang dicanangkan pemerintah. Salah satunya melalui pengembangan biogas sebagai energi lokal masyarakat.

Dukungan itu diwujudkan dalam pembangunan 10 reaktor biogas dengan dengan kapasitas 6-12 kubik di Desa Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, yang diluncurkan oleh Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, di sela Jetak Expo, Sabtu (9/12) kemarin. Kini, sebanyak 137 rumah tangga pengguna biogas yang telah ada, akan mendapatkan subsidi dari PGN. Dengan demikian, program biogas rumah (BIRU) dapat dilanjutkan dan penggunaan energi lokal tersebut dapat merata.

“Kami atas nama pemerintah, berterimakasih kepada PGN yang peduli terhadap warga kami, dengan membantu program biogas 50 KK. Bahkan, kami berharap Desa Jetak ini, dijadikan pilot project sebagai desa pengguna energi alternatif,” kata Wabup Ngesti Nugraha kepada wartawan.

Menurutnya, di Kabupaten Semarang ssekitar 70 persen memelihara sapi. Tidak hanya di Desa Jetak, tapi juga Desa Samirono, Sumogawe, batur dan desa lainnya. Sebab populasi sapi perah di Kabupaten Semarang, ada sebanyak 42 ribu dan sapi pedaging sebanyak 22 ribu. Tidak hanya untuk kebutuhan memasak, tapi juga untuk penerangan, dan ampasnya bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik. “Kami berharap, program biogas ini dibangun lebih merata oleh PGN. Apalagi saat ini, terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kg, tentunya biogas ini sangat membantu,” katanya.

Sedangkan Promotor Biogas Desa Jetak, Yusmin Sunaryo mengatakan kehadiran PGN disambut baik oleh pemerintah dan masyarakat Desa Jetak khususnya. Tidak hanya itu, melalui PGN, penguatan Desa Jetak sebagai Desa Mandiri Energi diyakini segera terwujud.

“Adanya reaktor biogas dari PGN sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Program yang telah dicanangkan pada 2009 ini sempat stagnan di 2016. Kami meyakini dengan kehadiran PGN, potensi Desa Jetak semakin terlihat sehingga mampu mensejahterakan masyarakatnya,” kata Yusmin dalam kegiatan Jetak Expo di Desa Jetak, Kabupaten Semarang, Sabtu (9/12) kemarin.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -