33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Launching Album Ke-2 Serasa Lahir Kembali

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KUDUS – Band asal Kudus yang digandrungi anak-anak muda dengan aliran musik Ska, Astroboy, resmi me launching album ke-2 yang berjudul Terima Kasih Tuhan, Jumat (8/12) malam di Gank Coffe dan Bistro.

Setelah dua tahun proses pembuatan lagu dan sebagainya, band yang digawangi tujuh personel yakni Tedy (vokal), Denay (gitar), Agunx (gitar), Darell (drum), Dinda (kibor), Ryan (terompet), Gowphal (trombone) merasakan seperti lahir kembali dan album kali ini murni karya mereka sendiri.

Nama album tersebut, sekaligus menjadi hits andalan pertama dalam album kedua Astroboy. Masih bergenre Ska, mengusung 12 lagu anyar mereka di album kedua yakni Siapa Dia, Mari Berdansa, Bermain, Kerajaan Cinta, Bersepeda, Bulan Purnama, Tamasya, Tanda Bahaya, Hujan Pelangi, Happy Birthday, Bersatu, Terima Kasih Tuhan.

”Ini merupakan lagu yang terpilih untuk masuk ke album kedua kami. Karena awalnya lagu yang masuk sangatlah banyak,” ucap Tedy vokalis Astroboy.

Dia juga mengatakan, album Astroboy kedua ini merupakan 100 persen karya mereka. Mulai dari pembuatan lagu, aransemen, bahkan hingga proses rekaman dan pembuatan cover album juga asli dari Astroboy.

”Band-band lainya, biasanya mempercayakan rekaman dan cover pada dapur studio rekaman. Kami juga menggandeng perajin dari Kecamatan Gebog, membuat box spesial yang didalamnya paket kaos, pin dan CD album ke-2,” terangnya.

Dia menceritakan, sebenarnya ada sebuah dapur rekaman dan label yang mengajak mereka rekaman pada album kedua itu. Hanya, setelah dipertimbangkan, ada perjanjian yang tak cocok. Sehingga diputuskanlah rekaman sendiri.

Selain itu, rekaman mandiri akan menjadi produk 100 persen karya Kudus. Dan keyakinan mereka dapat mandiri menelurkan album kedua berhasil dan disambut hangat para penggemar yakni Astrohero.

Karya hebat mereka dituangkan dalam simbol cover album yakni kedua tangan menengadah keatas seperti berdoa dan diatasnya ada sosok bayi yang dikelilingi simbol relief yang ada di Candi Borobudur. Artinya, menggambarkan doa dan sosok bayi diibaratkan karya seni yang harus dilindungi dan dirawat dengan baik. Dan relief berjumlah tujuh menggambarkan personel Astroboy.

Acara launching tersebut diawali dengan pemotongan tumpeng, dilanjutkan dengan cerita para personel saat penggarapan album. Kemudian, performance menyanyikan empat lagu terbaru yang berjudul Bersepeda, Tamasya, Bulan Purnama dan lagu pamungkas yang menjadi hits album ke-2 yakni Terima Kasih Tuhan. (san/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kali Pertama Ramadan 2017, Dapat Bingkisan

SEMARANG - Para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Jatibarang dan para penyapu jalan di Kota Semarang, merasa terbantu dengan adanya pembagian...

Literasi Menulis Guru Semakin Meningkat

SEMARANG–Puluhan guru dari seluruh Jawa Tengah, menyimak penjelasan Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa Kota Semarang, Tukijo, Pemimpin Redaksi (Pimred) Jawa Pos...

Harga Emas Batangan Naik

Seorang wiraniaga sedang menunjukkan emas batangan produksi PT Aneka Tambang, Tbk. (Antam) di Butik Emas DP Mall, Kota Semarang, kemarin. Harga emas batangan Antam...

Bupati Asip Motivasi Sekolah Terpencil

KAJEN – Pemkab Pekalongan ingin menghilangkan dikotomi pendidikan atau perbedaan pelayanan pendidikan antara daerah bawah atau perkotaan yang ada di Kecamatan Wiradesa, Bojong, Kedungwuni,...

Pemkab Dapat Tambahan 48 PNS

MUNGKID– Pemkab Magelang menyerahkan SK PNS kepada 48 tenaga harian lepas dan tenaga bantu penyuluh pertanian. Dengan tambahan 48 PNS ini diharapkan mampu mengoptimalkan...

Minimalkan Persaingan Bisnis, APJI Perluas DPC

SEMARANG-Seiring menjamurnya pertumbuhan jumlah pengusaha jasaboga, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Jateng terus memperluas keanggotaan. Hal ini dilakukan untuk menyatukan...