33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Budayakan Membaca untuk Generasi Muda

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

PEPATAH Mengatakan, buku adalah jendela dunia, sedangkan membaca adalah kuncinya. Jika ingin melihat (menguasai) dunia, kita harus membaca. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diserap dan diimplementasikan melalui membaca. Sejarah masa lampau dapat dipelajari dengan membaca.

Di Finlandia, pasca jam sekolah anak-anak wajib membaca 1 buku perminggu. Di Amerika Serikat, warga berusia 18 tahun ke atas membaca 11-20 buku dalam 1 tahun. Di Jepang, ada tradisi membaca 10 menit sebelum masuk kelas (dengan reward dan funishment). Bagaimana di Indonesia? Berapa jumlah buku yang kita baca dalam 1minggu, 1 bulan, 1 tahun? Bagaimana program literasi yang dicanangkan oleh Pemerintah? Fakta di lapangan beberapa sekolah membiarkan rak buku di ruang kelas kosong tanpa buku.

Pada jam-jam istirahat kantin lebih meriah dari pada perpustakaan. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan minat baca anak Indonesia 17,66 persen, mendengarkan (radio) 40.3 persen, dan menonton 91,67 persen. Menurut Unesco, indeks minat baca Indonesia 0,001 persen, artinya dari 1000 penduduk hanya 1 orang yang serius membaca. Menurut penelitian Central Coneticut State University (Maret 2016), budaya literasi (baca-tulis) Indonesia peringkat 60 dari 61 negara yang diteliti, di bawah Thailand (59), Singapura(36).

Sebagai praktisi pendidikan, penulis paham betul karakter peserta didik. Ketika diberi tugas membaca (buku), siswa satu kelas (±35) yang benar-benar membaca dengan tingkat penguasaan isi bacaan tinggi (≥80 persen) hampir tidak ada. Belum 5 menit membaca mereka sudah gaduh dan bahkan ada yang tidak membaca sama sekali. Namun, ketika kegiatan apresiasi film (drama) atau menyaksikan video musik mereka sangat antusias dan fokus. Bahkan mereka hafal nama-nama tokoh beserta karakternya. Ini membuktikan bahwa menonton lebih diminati dari pada membaca.  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...