26 Wajah Baru Isi Pengurus KONI

  • Bagikan

SEMARANG – Sebanyak 26 wajah baru atau 60 persen akan mengisi kepengurusan KONI Jateng periode 2017-2021 yang diketuai Subroto. Sedangkan 19 pengurus lama atau 40 persen, masih akan dipertahankan.

Susunan pengurus KONI yang baru, kemarin disampaikan Ketua Umum KONI  sekaligus ketua tim formatur Subroto  saat beraudiensi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Semarang, Jumat (8/12).

Pertemuan itu sekaligus meminta arahan dari orang nomor satu di Jateng itu terkait kebijakan pembinaan olahraga. Turut mendampingi Subroto anggota tim formatur Heny Setyawati (Sekum Pengprov Wushu Indonesia Jateng) dan Bambang Setiawan (Ketua KONI Banyumas). Sedangkan gubernur didampingi Kadisporapar Jateng Urip Sihabudin.

Dipaparkan Subroto, komposisi pengurus KONI merupakan kolaborasi kompetensi dari berbagai latar belakang. Diantaranya unsur cabang olahraga potensial, pengurus cabor murni, akademisi, praktisi hukum dan olahraga serta media.

Dalam kesempatan itu, Ganjar banyak memberikan ‘PR’ bagi Subroto dan jajarannya. Pertama adalah keinginan agar Jateng bisa meningkat posisi pada pentas PON XX 2020 di Papua. Dijelakan gubernur, Pemprov melalui Disporapar siap memfasilitasi kesejahteraan bagi para atlet untuk menopang target mengubah urutan di PON.”Bagi saya, juara itu ya nomor satu atau dua. Saatnya Jateng untuk mengubah urutan di PON XX,” kata gubernur.

Hal kedua yang dipesankan gubernur kepada pengurus KONI adalah soal transparansi dan akuntabilitas dalam pertanggungjawaban anggaran. Ketiga, KONI diminta untuk membuat gebrakan dan inovasi-inovasi kegiatan yang bersifat sport tourism atau kegiatan olahraga untuk promosi wisata. Dia mencontohkan even Borobudur Marathon dan Kejuaraan Internasional Gantole Telomoyo yang sukses. ”KONI bisa menggandeng pihak swasta untuk even yang bersifat sport tourism,” pintanya.

Subroto menyambut positif harapan gubernur, yang menginginkan adanya perubahan dan revolusi dalam dunia olahraga Jateng. Ini isyarat positif bahwa Ganjar ingin pengurus KONI bisa membangun dan mengembangkan olahraga.

Langkah besar yang bakal dilakukan, kata dia, adalah intensitas membangun sintergi dan koordinasi dengan elemen terkait, Disporapar, cabor, dewan penyantun, dewan penasihat, perguruan tinggi, dinas dan perusahaan untuk program bapak angkat.

”Program kami selaras dengan keinginan gubernur. Strategi prestasi, nantinya kami melakukan penajaman di bidang binpres dan sport science. Mengoptimalkan cabang individu, pemenuhan hak-hak atlet, adalah bagian dari strategi mencapai peningkatan prestasi. Program psikologi olahraga dengan character building tetap disiapkan,” ujarnya. (bas)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *