33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Mengadopsi Cara Mendidik Siswa dari Pelatih Sepakbola

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

HOW to train your students. Kalimat tersebut akan membawa ingatan kita kepada film How to Train Your Dragon (2010) dan How to Train Your Dragon 2 (2014) produksi DreamWorks Animation. Film tersebut bercerita tentang seorang viking kecil bernama Hiccup. Cerita ini berlatar belakang permusuhan bangsa viking dengan bangsa naga. Pada film tersebut, diceritakan kalau bangsa naga menjadi bangsa perusak dan pencuri domba bangsa viking.

Hiccup , suatu hari, menemukan secara tidak sengaja menemukan seekor naga yang cukup langka bernama night fury. Hiccup yang awalnya tidak tertarik pada bangsa naga jadi mempunyai pemikiran lain. Dia berpikir kalau dengan cara yang tepat, bangsa naga akan bisa menjadi sahabat bagi bangsa manusia. Dengan perhatian yang lebih kepada naga langka tersebut serta pelatihan yang diberikan oleh Hiccup membuat naga langka ini menjadi teman yang baik bagi Hiccup.

Demikian juga kita, jika kita, sebagai pendidik, bisa menemukan cara yang tepat dalam menangani para peserta didik, maka kita bisa memperoleh hasil positif di luar perkiraan kita. Ada baiknya kita belajar dari para pelatih sepakbola ternama berikut ini dalam menangani peserta didik kita.

Nama – nama seperti Pep Guardiola, Jose Mourinho, Zinedine Zidane, atau bahkan Arsene Wenger adalah nama – nama pelatih kelas atas yang punya ciri khas tersendiri. Tidak ada salahnya kita belajar dari para pelatih tersebut dalam mendidik para peserta didik.

Pep Guardiola. Siapa tidak kenal Lionel Messi? Pemain terbaik dunia bersama Christiano Ronaldo pada saat ini. Sebelum menjadi seperti yang kita ketahui seperti ini, Messi sudah terkenal dengan bakat luar biasanya. Tapi, Guardiola-lah yang berhasil memunculkan potensi maksimal dari Messi. Pelatih yang awalnya dipandang sebelah mata ini, berhasil menjadi pelatih terbaik Barcelona sampai saat ini. 14 gelar dalam 3 tahun!

Kunci keberhasilan Guardiola ada pada dua hal. Pertama, berani mengubah posisi pemain mesti sudah dianggap pada posisi yang tepat. Kedua, hanya boleh ada satu bahasa ketika berada dalam permainan. Meski begitu dengan rendah hati Guardiola selalu berkata: ‘Bukanlah saya yang menjadikan Messi pemain terbaik, tetapi Messilah yang menjadikan saya pelatih terbaik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Komisi D DPRD Kota Kunjungi Panti Asuhan

SEMARANG - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang kembali mengadakan kunjungan lapangan. Kali ini komisi yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat ini...

Berwirausaha Butuh Ilmu dan Teknik Khusus

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berwirausaha itu membutuhkan ilmu dan teknik tersendiri. Tidak boleh asal nekat berwirausaha. Marketing, produksi dan keuangan jadi tiga dasar yang harus dikuasai...

Duh, Izin Belum Beres

BANDUNG – Kontestan Grup Y babak delapan besar Liga 2 kembali dibuat was-was. Maklum saja, setelah batal digelar di Cikarang muncul kabar operator PT...

Lahan Tebu Terus Menyusut

KENDAL-Pertanian bidang tebu di Kabupaten Kendal saat ini berkurang drastis. Dari data gang ada petani yang masih mengolah lahannya dengan tanaman tebu berkisar 300...

Belajar Kimia Unsur yang Menyenangkan dengan RPOVJ

RADARSEMARANG.COM - GURU mengajar di kelas memiliki sebuah harapan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan lancar, asyik dan menyenangkan. Dengan pengelolaan kelas yang baik...

Nostalgia Makan dengan Ompreng

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Meski sudah 21 tahun Agus Harimurti Yudhoyono lulus dari SMAN Taruna Nusantara Magelang, namun tak membuatnya lupa pada almameter yang mengajarkannya...