28 C
Semarang
Sabtu, 12 Juni 2021

Waspadai Titik Rawan Banjir dan Ambles

SEMARANG –Datangnya musim penghujan membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) memetakan beberapa titik rawan banjir dan longsor yang ada di wilayahnya. Salah satunya dilakukan PT KAI Daop 4 Semarang yang mensiagakan  alat material untuk siaga (Amus) agar perjalanan kereta api (KA) tidak mengalami hambatan terlebih, menjelang Natal dan Tahun Baru.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Edi Koeswoyo mengatakan di wilayah Daop 4 Semarang, setidaknya ada 5 titik yang diwaspadai karena rawan longsor dan banjir. Diantaranya antara Stasiun Poncol-Kedungjati, serta wilayah Karangjati.

“Sementara titik rawan ambles yakni ada di Karangjati-Gambringan dan Gundih, titik rawan longsor di Kahuripan Cepu dan Kedungjati,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Daop 4 sendiri telah melakukan langkah antisipasi dengan pengecekan daerah yang rawan terjadi banjir dan longsor. Selain itu pihaknya telah mensiagakan empat Amus di beberapa titik rawan untuk melakukan perbaikan bila terjadi kerusakan rel akibat bencana alam.

“Perawatan rutin juga kami lakukan yang melibatkan petugas penilik jalan. Selain itu ada tim sendiri yang memang disiagakan diantaranya flying gank yang siap turun langsung jika terjadi kerusakan di wilayah kami,” jelasnya.

Selain jalur rawan banjir dan longsor, Edi juga mewaspadai perlintasan sebidang tidak resmi yang saat ini tercatat berjumlah 378 titik yang terdiri dari jalan setapak untuk orang dan jalan setapak untuk kendaraan roda dua. Sementara untuk perlintasan resmi, saat ini tercatat ada 109 titik. “Kami meminta masyarakat tidak membuka perlintasan sebidang, karena akan membahayakan perjalanan KA dan menyebabkan kecelakaan,” tutupnya. (den/ric)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here