33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Tingkattkan Ketrampilan, Warga Petungkriyono Membatik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN–Puluhan warga beberapa desa di Kecamatan Petungkriyono, mengikuti pelatihan membatik dengan motif atau corak lokal, khas Petungkriyono yang mengedepankan flora dan fauna, di Kantor Kecamatan Petungkriyono, Kamis (7/12) kemarin. Kegiatan membatik yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP dan TK) bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan ini berlangsung 7 hari, untuk memberikan keahlian membatik bagi warga.

Munawaroh, 32, Warga Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, mengungkapkan bahwa warga Kecamatan Petungkriyono menginginkan belajar membatik sudah lama, tepatnya sejak Petungkriyono ramai didatangi pengungjung dari daerah lain dan luar negeri.

Menurutnya, dengan keahlian membatik, warga dapat membuat souvenir atau cinderamata berupa batik dengan tema alam yang ada di Petungkriyono, seperti motif Curug Bajing atau Curug Muncar. “Saya berharap setelah pelatihan membatik ini, kami bisa membuat souvenir batik sendiri untuk dijual. Harapannya, dapat menambah pemasukan bagi keluarga,” ungkap Munawaroh.

Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Hj Munafah Asip Kholbihi mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi Dinas PMPTSP dan TK melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Kecamatan Petungkriyono, yang telah memfasilitasi pelatihan membatik. “Melalui pelatihan ini, dapat meningkatkan dan memperdayakan potensi dan meningkatkan usaha mandiri,” kata Hj Munafah Asip Kholbihi.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PMPTSP dan TK Kabupaten Pekalongan, Rahmawati, menegaskan bahwa peserta pelatihan terdiri atas ibu-ibu rumah tangga. “Saya harap para peserta mengerti dan bisa membuat batik, karena selama tujuh hari ke depan akan langsung praktik. Mereka dipandu oleh instruktur yang selama ini juga pembatik,” tegas Rahmawati. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kembalikan Jateng sebagai Tulang Punggung Republik

SEMARANG- Bakal calon Gubernur Jateng, Sudirman Said, menegaskan, jika dipercaya memimpin Jateng, ia akan mengembalikan peran Jateng sebagai tulang punggung republik. Caranya, dengan menjadikan...

10.000 Bibit Ditanam di Pekarangan

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)  Jawa Tengah Batang dan Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pertanian bekerja sama dalam mengatasi ketahanan pangan lokal. Berupa...

Posisi Jari Telunjuk Saat Duduk Tahiyat

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak Kiai, saya ingin menanyakan perihal posisi jari telunjuk saat duduk bertahiyat ketika salat sebab banyak versi, posisi yang benar itu...

Tiga Pasar Tradisional Dalam Pantauan

DEMAK- Dinas Perdagangan Pemkab Demak beregrak cepat mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas). Bahkan, pantauan dilakukan setiap hari. Kemarin, Kepala Dinas Perdagangan Siti...

Di SMKN 7, Nilai 18 Geser Nilai 35

RADARSEMARANG.COM - SKTM yang dipakai guna mendaftar PPDB di Kota Semarang masih menuai protes di kalangan wali murid. SKTM dinilai merampas jatah siswa pintar...

PGRI Diminta Tetap Solid

SALATIGA - Lebih dari 1.500 guru dan siswa tumpah ruang di lingkungan SMAN 3 Salatiga untuk mengikuti jalan sehat HUT ke-72 PGRI, Kamis (23/11)...