32 C
Semarang
Rabu, 23 Juni 2021

Siapkan Prodi Berbasis Kearifan Lokal

SEMARANG–Untuk mematangkan rencana membuka prodi baru tersebut, Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 (Untag) menggelar Forum Group Discussion (FGD ) bertema Penguatan Pendidikan Karakter Indonesia Menuju Generasi Emas Indonesia di Grand Candi Hotel Semarang, Selasa-Rabu (5-6/12).

Berbagai pihak diundang untuk memberi masukan agar pembukaan prodi semakin matang. Seperti Mantan Rektor Untag St Sukirno, Budayawan dan Antropolog Mukhlis Pa Eni, mantan Menteri Sekretaris Negara pada Kabinet Persatuan Nasional Presiden Abdurrahman Wahid Bondan Gunawan.

Ada juga Direktur Pembinaan Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Tradisi Ditjenbud Kemendikbud RI Sri Hartini, Ketua FKUB Jateng Mudjahirin Thohir, Pakar Sastra dan Budaya Spiritual Jawa Suwardi Endraswara, dan Lembaga Riset PWNU Jateng Latief Bustami.

Direktur Pembinaan Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Tradisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sri Hartini yang menyempatkan datang pada FGD memberikan apresiasi karena telah menggagas membuka prodi Budi Pekerti. “Ini tidak leas dari Nawacita Presiden Joko Widodo. Bagaimana meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga didik untuk melahirkan generasi emas. Ini bisa jadi role model dalam rangka penguatan karakter,” terangnya.

Rektor Untag Semarang, Suparno menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan kapan prodi Budi Pekerti akan dibuka. Meski begitu, dia berharap pertengahan 2018 mendatang sudah bisa digunakan. “Kami belum tahu, apakah prodi baru ini akan berdiri sendiri atau menyatu di bawah fakultas yang sudah ada. Saat ini masih digodok lebih matang lagi,” ucapnya. (amh/ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here