33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

DID Turun, Perjalanan Dinas Dipangkas

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG – Dana Insentif Daerah (DID) yang diterima Pemkot Magelang pada tahun anggaran 2017 menurun drastis dibandingkan tahun lalu. Pasalnya, pada 2016 lalu, Pemkot Magelang mendapat anggaran sebesar Rp 47 miliar, kini hanya sebesar Rp 10,75 miliar. Pemkot akan melakukan efisiensi perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN).

“Untuk tahun ini turun memang, tapi bukan karena kinerja kita yang jelek. Itu karena kemampuan keuangan negara yang terbatas. Karena dari pemerintah pusat, lebih dialokasikan untuk dana desa maupun infrastruktur di daerah lain,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang Larsita, Selasa (5/12).

Larsita mengatakan, besaran DID ditentukan oleh Kementerian Keuangan RI. Jumlahnya tergantung dari kemampuan anggaran pemerintah pusat. Penurunan DID ini tidak hanya terjadi di Kota Magelang, bahkan hampir di semua daerah.

“Hal ini dilatarbelakangi alokasi anggaran pemerintah pusat yang diprioritaskan untuk daerah kurang mampu. Sementara kondisi di Kota Magelang sendiri dari segi penganggaran dan pendapatan asli daerah (PAD)-nya selalu meningkat setiap tahun. Saya kira mungkin ini jadi pertimbangan juga dari pemerintah pusat dalam memberikan insentif ke daerah,” tandas Larsita.

Meskipun penerimaan DID turun, Larsita mengaku, hal ini tidak akan berimbas kepada layanan masyarakat. Kemungkinan memang ada beberapa alokasi program yang tidak terakses anggaran namun tidak akan mempengaruhi program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Terkait dengan upaya menyiasati turunnya jumlah DID tahun ini, Pemkot akan menerapkan sistem efisiensi dan rasionalisasi. “Efisiensi dalam artian bahwa ada beberapa program yang tidak bersentuhan langsung kepada masyarakat ditunda dulu. Setelah kita rasa punya alokasi, mungkin ke depan bisa direalisasikan. Contohnya adalah belanja ATK dan perjalanan dinas aparatur sipil negara,” papar Larsita.

Larsita menyebutkan, meski DID nilainya turun, Pemkot akan mendapat tambahan dari pemerintah pusat sebesar Rp 7,5 miliar. “Total yang kita dapatkan dari Kementerian Keuangan tahun ini adalah Rp 18,25 miliar. Memang masih jauh lebih kecil, jika dibandingkan dengan tahun lalu, sehingga kita akan praktikkan skala priortas terhadap program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelas Larsita. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bandara Unik dan Tercantik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Presiden Joko Widodo mengapresiasi terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang  yang desainnya dinilai melebihi standar. Bahkan bandara berkonsep eco-green  ini dinilai...

Kandas, Kasasi Nyonya Meneer Ditolak MA

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Perjuangan pemilik perusahaan jamu legendaris asal Semarang PT Nyonya Meneer agar terhindar dari kepailitan kembali pupus. Setelah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga (PN)...

Menanti Gebrakan Edy Prayitno

MUNGKID—Manajemen Persikama Kabupaten Magelang tak butuh waktu lama untuk mencari pengganti Tommy Parsep yang mundur dari kursi pelatih. Edy Prayitno telah dipilih untuk menukangi...

SMK Bina Nusantara Gelar Safety Riding

SEMARANG – Ratusan siswa SMK Bina Nusantara Semarang menerima sosialisasi safety riding dari pihak Astra Motor Jateng, Kamis (30/3). Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran...

DPD RI Ditarget Mampu Amandemen UUD

SEMARANG – Sosok Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua DPD RI yang baru ditargetkan bisa merealisasikan agenda amandemen UUD yang fokusnya memperkuat peran serta fungsi...

Seleksi Pemain, Utamakan Atlet Lokal

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG–Menyongsong kompetisi Liga 3 tahun 2018 Jawa Tengah, Persitema Temanggung menggelar seleksi pemain-pemain muda untuk warga Temanggung. Ketua Tim Seleksi 2018, Margo Susilo menuturkan,...