31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Selang Karbit Lepas, Bengkel Terbakar

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

TEMANGGUNG—Bangunan bengkel knalpot milik Vesa Malidi, 46, di Jalan Pahlawan—tepatnya di Dusun Jubug, Desa Wanutengah, Kecamatan Parakan, Temanggung—Selasa (5/12) kemarin, ludes dilalap si jago merah. Peristiwa yang terjadi pukul 10.15, tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka. Hanya saja, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta.

Saksi mata kejadian, Erwin Saputro, 26, warga sekitar menuturkan, tiba-tiba muncul api di bengkel knalpot tersebut. Melihat kobaran api, warga bersama para pekerja bengkel, berusaha memadamkan, dengan alat seadanya.

Namun, karena kencangnya angin bertiup—serta bahan material yang mudah terbakar—lidah api semakin membumbung tinggi. Tak berselang lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran, tiba di lokasi kebakaran. Tigapuluh menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Beruntung, lidah api tidak sampai melumat bangunan di sebelahnya.

Sutarno, 28, seorang pekerja bengkel menuturkan, kobaran api berasal dari selang yang menancap di tabung gas (karbit). Selang mendadak lepas saat pekerja bengkel mengelas. “Karena terlepas, lantas api menyambar tabung hingga terjadi kebakaran.”

Pemilik bengkel, Vesa Malidi, menyebut, kerugian mencapai Rp 200 juta. Sebab, di dalam bengkel, terdapat banyak knalpot. “Knalpot berbentuk tabung diperkirakan ada 50 unit, belum knalpot lain, yang ukurannya lebih kecil.” (san/isk)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...