Mutasi Pemain Disorot

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SALATIGA – Ketua Umum Perbasi Danny Kosasih menyoroti tajam perpindahan pemain yang marak terjadi menjelang event tingkat provinsi maupun nasional. Hal itu dinilai mengaburkan hasil pembinaan dan menutup pintu bagi atlet daerah untuk berkembang.

“Seperti ajang Porprov kali ini, perpindahan pemain pasti ada. Kalau satu dua itu wajar, namun jika banyak atau bahkan porsinya lebih besar dari pemain lokal, tentu ini sangat memprihatinkan,” jelas Danny, Selasa (5/12).

Dijelaskan dia, Porprov merupakan ajang untuk menunjukkan hasil pembinaan yang selama ini dilakukan. Jika hanya mengandalkan pemain yang diambil dari daerah lain, lanjut Danny, artinya pembinaan tidak berjalan baik. “Meskipun secara administrasi memang sah, namun perlu dikaji lagi,” ujar Danny.

Selain itu, pria yang akrab dengan wartawan itu juga menyoroti kualitas wasit di Jawa Tengah. Secara tegas, ia menyatakan jika Jawa Tengah harus lebih banyak menciptakan wasit yang bagus agar sejalan dengan pembinaan yang dilakukan. “Para wasit di Jawa Tengah ke depan harus lebih bagus lagi sehingga bisa menciptakan kualitas pertandingan yang baik,” papar dia.

Sementara dalam game penentuan tiket Porprov Jateng kemarin, 6 tim putra lolos dan akan bergabung dengan tim Kota Semarang dan Kota Surakarta yang sudah otomatis lolos. Tim putra tersebut adalah Kabupaten Semarang, Karanganyar, Kebumen, Pati, Kudus dan Cilacap.

Kota Salatiga gagal lolos setelah dikalahkan Karanganyar dalam pertandingan yang cukup ketat. Di akhir pertandingan, sempat muncul protes pelatih Salatiga Efri Meldi yang menuding wasit mengambil keputusan yang salah.

Sedangkan untuk tim putri, hingga sore kemarin baru tiga tim yang sudah menyelesaikan pertandingan dan memastikan tiket di Porprov. yakni Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga. (sas/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -