31 C
Semarang
Senin, 30 November 2020

Jamin Pengobatan Kanker Gratis

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

“Tahun 2014 lalu jumlah penderita penyakit ini amat tinggi yaitu sebanyak 1.157 kasus. Maka dari itu harus ada langkah solusi untuk mengurangi bersama-sama,”

Hendrar Prihadi, Wali Kota Semarang

SEMARANG – Mahalnya pengobatan penyakit kanker menjadi perhatian Pemkot Semarang. Para penderita kanker kini bisa berobat dengan memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC).

Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi mengatakan masyarakat Kota Semarang yang mengidap kanker bisa memanfaatkan program tersebut. Apalagi saat ini jumlah penderita kanker bisa dibilang sangat memprihatinkan. “Tahun 2014 lalu jumlah penderita penyakit ini amat tinggi yaitu sebanyak 1.157 kasus. Maka dari itu harus ada langkah solusi untuk mengurangi bersama-sama,” katanya, kemarin.

Ia menerangkan, penderita kanker saat ini menjadi perhatian, walaupun pada tahun 2015 jumlahnya bisa ditekan menjadi 654 kasus. Namun menurut dirinya masih sangat memprihatinkan. Di tahun berikutnya tren ini grafiknya kemudian naik lagi, pada tahun 2016 menjadi 749 kasus.

“Dengan UHC saya harap bisa memberikan penanganan yang sifatnya lebih ke arah pencegahan atau preventif dan pengobatan atau kuratif secara gratis. Atau minimal melakukan tindakan preventif dengan melakukan deteksi dini pemeriksaan payudara,” jelasnya.

Ia membeberkan jika semua fasilitas ini diberikan secara gratis tanpa syarat-syarat apapun. Namun bila penderita dinyatakan kanker stadium lanjut, Pemkot Semarang tetap memberikan fasiltas berobat dan kemoterapi gratis fasilitas di perawatan kelas 3. “Fasilitas berobat dan penyembuhannya juga akan digratiskan,” tegasnya.

Terpisah, Dr. Randita, Sp.B dari RS. KRMT. Wongsonegoro menerangkan untuk mengurangi risiko kanker payudara, masyarakat bisa melakukan cek kesehatan secara berkala (sadari & sadanis), kedua dengan menghindari asap rokok, kemudian diet gizi seimbang dilanjutkan dengan istirahat cukup dan kelola stres. “Konsumsi serat buah dan sayur, penuhi cukupan vitamin A dan D, konsumsi kedelai pada wanita dewasa, dan aktivitas fisik yang baik juga akan menurunkan risiko kanker payudara,” tambahnya. (den/ric)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...