Beranda Jateng Magelang DID Turun, Perjalanan Dinas Dipangkas

DID Turun, Perjalanan Dinas Dipangkas

Others

MAGELANG – Dana Insentif Daerah (DID) yang diterima Pemkot Magelang pada tahun anggaran 2017 menurun drastis dibandingkan tahun lalu. Pasalnya, pada 2016 lalu, Pemkot Magelang mendapat anggaran sebesar Rp 47 miliar, kini hanya sebesar Rp 10,75 miliar. Pemkot akan melakukan efisiensi perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN).

“Untuk tahun ini turun memang, tapi bukan karena kinerja kita yang jelek. Itu karena kemampuan keuangan negara yang terbatas. Karena dari pemerintah pusat, lebih dialokasikan untuk dana desa maupun infrastruktur di daerah lain,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang Larsita, Selasa (5/12).

Larsita mengatakan, besaran DID ditentukan oleh Kementerian Keuangan RI. Jumlahnya tergantung dari kemampuan anggaran pemerintah pusat. Penurunan DID ini tidak hanya terjadi di Kota Magelang, bahkan hampir di semua daerah.

“Hal ini dilatarbelakangi alokasi anggaran pemerintah pusat yang diprioritaskan untuk daerah kurang mampu. Sementara kondisi di Kota Magelang sendiri dari segi penganggaran dan pendapatan asli daerah (PAD)-nya selalu meningkat setiap tahun. Saya kira mungkin ini jadi pertimbangan juga dari pemerintah pusat dalam memberikan insentif ke daerah,” tandas Larsita.

Meskipun penerimaan DID turun, Larsita mengaku, hal ini tidak akan berimbas kepada layanan masyarakat. Kemungkinan memang ada beberapa alokasi program yang tidak terakses anggaran namun tidak akan mempengaruhi program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Terkait dengan upaya menyiasati turunnya jumlah DID tahun ini, Pemkot akan menerapkan sistem efisiensi dan rasionalisasi. “Efisiensi dalam artian bahwa ada beberapa program yang tidak bersentuhan langsung kepada masyarakat ditunda dulu. Setelah kita rasa punya alokasi, mungkin ke depan bisa direalisasikan. Contohnya adalah belanja ATK dan perjalanan dinas aparatur sipil negara,” papar Larsita.

Larsita menyebutkan, meski DID nilainya turun, Pemkot akan mendapat tambahan dari pemerintah pusat sebesar Rp 7,5 miliar. “Total yang kita dapatkan dari Kementerian Keuangan tahun ini adalah Rp 18,25 miliar. Memang masih jauh lebih kecil, jika dibandingkan dengan tahun lalu, sehingga kita akan praktikkan skala priortas terhadap program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelas Larsita. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

12,293FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Huawei HSBC

Tanpa Angpao

Naik Lagi

Related News

Huawei HSBC

Tanpa Angpao

Naik Lagi

Penantian D-dimer