33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Wakil FIFA Beri Pembekalan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Referee Manager FIFA, Kari Seitz Varnhagen didatangkan oleh PSSI untuk memberikan pembekalan kepada 40 wasit yang bertugas di ajang Putaran Nasional Liga 3 yang mulai bergulir awal Desember ini.

Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengatakan, wasit-wasit Liga 3 dipilih untuk mendapatkan pembekalan karena PSSI ingin menyentuh kompetisi Nasional yang paling dasar di Indonesia terlebih dahulu.

”Naiknya level dan kualitas wasit dilihat dari liga di mana dia memimpin. Di kesempatan ini, kami ingin memulai dari yang paling dasar yaitu di Liga 3. Bukan memulai yang sudah ada. Karena kami ingin memperiapkan wasit untuk mewakili Indonesia di ajang internasional. Sasaran awalnya menyongsong 2018 ini, kami ingin menyentuh kompetisi yang paling dasar yakni Liga 3,” kata Ratu Tisha.

Target jangka panjang terkait representasi wasit Indonesia di ajang internasional itu, ingin dicapai pada 2024. Adapun target jangka pendeknya pada 2020 disebutkan, PSSI harus punya katagori wasit elite tingkat Nasional hingga daerah.

”Menjawab harapan dan cita-cita tersebut kami tidak main-main untuk set up target. PSSI dan perangkat pertandingan, khusunya wasit, ada untuk proteksi pemain. PSSI mengalokasikan budget yang diberikan FIFA sebanyak 60 persen untuk perbaikan match commisioner dan wasit. Hal ini juga harus dibarengi mimpi wasit di Indonesia yang harus set target dirinya sendiri baik jangka panjang dan jangka pendek,” sambungnya..

Permasalahan perwasitan di Indonesia dipandang Ratu Tisha ada pada kemampuan dasar dan struktur pembinaan perwasitan. PSSI saat ini tengah mengencarkan perbaikan referee coaches atau pelatih wasit yang bertugas mengevaluasi tiap wasit yang ada di Indonesia.

”Di periode jangka pendek yakni 2018-2020, kami akan membentuk dulu referee coaches yang baik. Kami bentuk dulu pelatihnya sehingga ada nanti good referee. Menurut kami saat wasit bertugas harus ada yang bertugas juga untuk melihat dan mengevaluasi. Jika yang mengevaluasi bukan orang yang berkompeten, maka mustahil wasit bisa naik ke jenjang berikutnya. Kami akan perbaiki referee coaches,” papar Ratu Tisha.

Dengan target itu pada 2020 pihaknya baru akan bisa melihat hasilnya. Dia juga berharap target jangka panjang dan seluruh mimpi ini juga didukung seluruh masyarakat.”Indonesia saat ini masih dalam level membuat good referee coaches. Harapannya Indonesia bisa menyusul apa yang sudah dicapai negara lain yang sudah menerapkan Video Asistant Referee (VAR). Namun bukan dalam waktu dekat sebab kami masih harus melakukan pembenahan minimal delapan tahun ke depan. Ini bukan langkah yang mustahil dan wasit-wasit di Liga 3 harus terus bermimpi untuk bisa memimpin pertandingan internasional nantinya,” tandasnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...