33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Sensasi Pesta dengan Lagu Indonesia

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SUARA Disko hadir sebagai pilihan remaja ibu kota untuk menghabiskan malam. Event yang digagas Diskoria itu dihelat rutin sejak 2015. Kegigihan mereka dalam mengibarkan kembali musik disko membuat Zetizen melakukan wawancara eksklusif tentang pergerakan mereka. (rno/c22/dhs)

Q: Apa sih yang melatarbelakangi kalian menginisiasi Suara Disko?

A: Kejenuhan terhadap dance music scene yang gitu-gitu aja. Lagu Indonesia dianggap sebagai lagu kelas dua yang nggak cocok dimainkan di kelab malam. Stigma itulah yang pengin kami ubah. Kami berusaha membuat lagu Indonesia menjadi tuan rumah di negara sendiri.

Q: Suara Disko dalam tiga tahun berhasil mengadakan sebelas show di berbagai kota. Bagaimana perkembangan yang kalian rasakan?

A: Nggak disangka, menuju tiga tahun perjalanan Suara Disko, apresiasi orang-orang terhadap movement tersebut sangat baik. Mulai di tempat kecil sampai bisa memenuhi The Pallas dengan 2.500 pengunjung waktu Langgam Kahyangan kemarin.

Q: Masyarakat kan masih salah kaprah membedakan konsep disko kalian dengan perhelatan EDM (electro dance music) lain. Sebenarnya, apa yang menjadi pembeda?

A: Yang menjadi pembeda adalah kami menyelenggarakan pesta dengan memainkan lagu Indonesia secara penuh dari awal hingga akhir acara. Baik itu lagu pop, disko, band, atau apa pun lagu Indonesia yang dancy dan bisa dinyanyikan.

Q: Apa tujuan kalian menampilkan musisi lintas generasi pada Langgam Kahyangan kemarin seperti Fariz RM?

A: Agar kami bisa cari perhatian dunia bahwa orang Indonesia juga bisa pesta dengan lagu disko sendiri. Sebab, dari dulu, kami susah banget cari kelab malam yang boleh muterin lagu Indonesia. Hampir nggak boleh di semua tempat. Untung, sekarang iklimnya berubah.

Q: Setelah menuai kesuksesan di edisi terakhir, apa nih agenda kalian dalam waktu dekat?

A: Proyek terdekat kami yang pasti melanjutkan serangkaian Suara Disko. Besar harapan kami bisa muter sampai Papua. Sumatera dulu deh paling nggak. Biar se-Indonesia bisa merasakan bagaimana pesta pakai lagu Indonesia. Buat sampai ke sana kami butuh support dari banyak pihak. Untungnya, sekarang banyak kampus yang mengundang kami buat seminar perihal itu. Jadi, makin banyak yang tahu kan. Mudah-mudahan bisa melebarkan jalan kami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kuota Haji Semarang Diperkirakan 2.000 Orang

SEMARANG — Kuota haji Kota Semarang 2017 mendatang diperkirakan mencapai 2.000 lebih calon haji (calhaj). Jumlah itu meningkat signifikan dibanding kuota haji 2016 yang...

Jangan Hanya Menggunakan Jalur Tol

SEMARANG – DPRD mengimbau agar pemudik Jateng tidak hanya terfokus untuk melintas di jalur tol. Sebab, infrastruktur Jateng sudah bagus dan lebar baik jalur...

50 Stan Meriahkan Bazar Ramadan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sebanyak 50 stan ikut memeriahkan bazar Ramadan. Kegiatan yang digelar Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Dinakerin) Pemkab Demak ini menyedot perhatian warga....

Wakil North Region Siap Dominasi First Team

SEMARANG – Selain persaingan di dalam lapangan untuk menentukan jawara Honda DBL Central Java Series, Final Party yang akan digelar di Sritex Arena Solo...

Atasi Gangguan Listrik dengan Remote

SEMARANG -  PT PLN (Persero) Area Pengatur Distribusi Jateng - DIY , melakukan Kegiatan pemeriksaan kondisi peralatan, kehandalan peralatan SCADA (Supervisory Control Data And...

75.682 Desa Sudah Teraliri Listrik, Tak Ada Defisit Daya dan Pemadaman

SEMARANG- Pemerintah melalui PLN, hingga akhir Desember 2017 telah membangun jaringan listrik di 75.682 desa yang tersebar di seluruh Indonesia.  Selain itu program pembangunan...