33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Latih Difabel Selamatkan Diri

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah melakukan sosialisasi mitigasi bencana bagi penyandang difabel. Sebab, ketika bencana datang, mereka harus segera menyelamatkan diri sendiri. Jika harus menunggu pertolongan, tentu butuh waktu dan berisiko tinggi menjadi korban.

Koordinator peningkatan kapasitas, Unit Layanan Inklusif Disabilitas (LIDI) BPBD Jateng, yang juga Ketua Komunitas Sahabat MATA Semarang, Basuki mengungkapkan, sosialisasi dari pihak terkait masih minim. Padahal, diperlukan pemahaman kebencanaan untuk penyandang disabilitas.

Disebutkan, data internasional korban bencana alam sejumlah 3,5 persen adalah kaum difabel, sementara masyarakat normal hanya 0,8 persen. Sehingga, korban bencana alam dari disabilitas terhitung tinggi dibanding masyarakat normal. Karena itu, perlu adanya sosialisasi terhadap penyandang difabel tentang apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana.

“Kalau rata-rata data versi Dinas Kesehatan 1,5 persen penduduk di Jateng penyandang disabilitas. Dan yang sudah disosialisasi mitigasi bencana ya tidak sampai 10 persen, jadi masih sangat sedikit, perlu lebih masif lagi,” ungkapnya dalam dialog interaktif sebagai rangkaian peringatan Hari Disabilitas 2017, di kantor BPBD Jateng, Senin (4/12).

Jika mitigasi bencana untuk penyandang disabilitas sudah diberikan, dia berharap penyelamatan akan lebih mudah. Karena mereka sudah bisa melakukan penyelamatan mandiri di tahap awal.

Ditegaskan, sosialisasi mitigasi bencana sebenarnya tidak hanya untuk penyandang difabel saja. Lingkungan atau keluarga pun perlu mengetahuinya. Percuma jika sosialisasi hanya diberikan pada penyandang disabilitas saja, tanpa ada pemahaman pada para orang terdekatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perjanjian Fidusia Diakui Ada

SEMARANG - Terungkap fakta baru, bahwa memang ada perjanjian fidusia atau perjanjian utang piutang kreditor kepada debitor yang melibatkan penjaminan 4 unit chasis bus yang sedang...

Sam Poo Kong End Year Festival

RADARSEMARANG.COM - MEMERIAHKAN akhir tahun 2017, Kelenteng Sam Poo Kong menggelar Sam Poo Kong End Year Festival. Kegiatan diisi sederet perlombaan yang bisa diikuti,...

Giliran Harga Bawang Meroket

SEMARANG - Setelah sempat melonjak sampai lebih dari Rp 120 ribu per kg, harga cabai berbagai jenis di sejumlah pasar tradisional di Kota Semarang...

ATM Indomaret Dibobol

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di dalam Indomaret di daerah Jalan Nogososro, Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, dibobol pencuri. Pelaku diduga beraksi...

Polisi Antisipasi Gesekan Antarpendukung Calon

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan secara mendadak memeriksa seluruh kendaraan milik personel di Aspol Ganten, Selasa (16/1). Pemeriksaan ini...

Megono, Harus Jadi Menu Wajib Hotel

BATANG - Untuk lebih memperkenalkan kuliner Megono khas Batang, Pemerintah Kabupaten Batang akan mewajibkan hotel-hotel yang ada di Kabupaten Batang untuk memasukkan makanan khas...