33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

FKGNI Nilai Ada Manuver Politik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN – Kemelut di internal DPC PKB Kabupaten Semarang hingga kini belum juga usai. Ketua Forum Komunikasi Generasi Nahdlatul Ulama (FKGNU) Kabupaten Semarang Abdul Rohim menduga, kemelut ini muncul lantaran ada pihak-pihak yang melakukan manuver politik untuk kepentingan personal terkait pelaksanaan Pemilu 2019.

“Kita minta ada sanksi organisatoris kepada pihak-pihak tersebut yang terbukti akan melakukan manuver politik,” ujar Abdul Rohim usai rapat FKGNU di Kecamatan Tuntang, Senin (4/12).

Menuver politik yang dilakukan oleh perseorangan tersebut, lanjutnya, berimbas kepada penggunaan sistem aklamasi terkait penetapan calon pimpinan partai dalam pelaksanaan Muscablub pada 15 Januari 2017 lalu. Pelaksanaan Muscablub dibatalkan secara sepihak oleh petugas DPP PKB dengan alasan yang menurutnya tidak rasional. Alasan tersebut dikarenakan tidak adanya kata sepakat di antara tiga kandidat Ketua PKB Kabupaten Semarang yang muncul.

“Calon-calonnya yaitu Pak Asof, Pak Basari, dan Pak Badaruddin,” katanya. Tidak adanya penyelesaian politik yang cepat oleh DPP PKB, justru membuka ruang masuknya oknum DPP maupun DPW yang mengusung kepentingan personal pasca Muscablub yang dibatalkan tersebut.

“Masuknya kepentingan personal ini justru tidak memberikan solusi penyelesaian terbaik malah memperkeruh situasi di mana mengangkat salah satu pejabat DPP PKB menjadi ketua DPC PKB Kabupaten Semarang,” tambahnya.

FKGNU Kabupaten Semarang memberikan rekomendasi supaya segera digelar Muscablub sesuai AD/ART partai. Sekretaris FKGNU Kabupaten Semarang, Khadzik Faisol menambahkan, kirsi Ketua DPC Kabupaten Semarang yang saat ini dijabat bukan dari warga lokal Kabupaten Semarang merupakan sebuah keprihatinan tersendiri. “Ini seperti tidak percaya kepada warga Kabupaten Semarang, sehingga pengurus partai tingkat atas harus memimpin di DPC Kabupaten Semarang. Penghapusan posisi Dewan Syura dalam stuktur kepengurusan PKB di Kabupaten Semarang merupakan sebuah kekeliruan.” (ewb/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Setahun, 4.200 Orang Tewas Kecelakaan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Polda Jateng terus berupaya menekan kasus kecelakaan lalulintas di jalan raya. Sebab, saat ini jumlah kecelakaan masih tergolong tinggi. Tercatat, warga yang...

Andalkan Prestasi Seni Budaya

KENDAL - SDN 1 Sumberejo Kaliwungu siap  mengikuti dan memeriahkan kompetisi antar SD/MI se-Kabupaten Kendal yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Semarang bekerjasama dengan...

Reuni, RFC Bagi Nasi Bungkus

SALATIGA - Pemuda harus turut berperan serta dalam membangun bangsa. Pada dasarnya, tidak ada pemuda yang nakal, namun yang ada adalah pemuda yang kreatif...

Perpus jadi Rumah Baca Modern

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perpustakaan tak hanya identik sebagai tempat meminjam buku. Kini perpus bertransformasi menjadi tempat literasi untuk menyejahterakan masyarakat. Selain melayani peminjaman buku,...

Ajang Unjuk Gigi Mobil Retro Classic

SEMARANG - Ribuan mobil jenis retro dan classic, memadati area PRPP Jawa Tengah untuk meramaikan ajang otomotif Retro Car Classic Day (RCCD) 2017, Sabtu...

Kenalkan Metode Kepelatihan Baru

SEMARANG – Pelatih atlet dituntut menguasai iptek kepelatihan yang terus berkembang. Sebab metode yang diberikan untuk melatih atlet bukan hafalan. Hal tersebut diungkapkan Dosen...