33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

58 Buruh Nyonya Meneer Minta Serahkan Sisa Lelang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG- Desakan pengembalian sisa uang lelang yang dilakukan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua terkait pailitnya PT Nyonya Meneer datang dari 58 buruh perusahaaan jamu legendaris asal Semarang tersebut. Hal itu dilakukan setelah mereka memenangkan gugatan renvoi procedure di Pengadilan Niaga (PN) Semarang.

Ketua Tim Kuasa Hukum 58 buruh Nyonya Meneer, Theodorus Yosep Parera, menyatakan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan, perusahaan yang dinyatakan pailit wajib membayar hak karyawan. Setiap aset perusahaan yang dipegang oleh pihak ketiga sebagai jaminan harus dipotong terlebih dahulu untuk hak-hak karyawan. Pihaknya juga mengancam, apabila kurator tidak membayarkan hak-hak buruh, maka akan menyiapkan gugatan ke debitur yang melelang aset.

“Kurator wajib menyampaikan ke semua pihak. Kalau hak-hak karyawan tidak dibayarkan maka kami dari Peradi Semarang akan menyiapkan gugatan ke debitur yang melelang, baik BPD Papua maupun lainnya,”kata Yosep saat ditemui disela-sela sidang di PN Semarang, Senin (4/12).

Ia menyebutkan, aset PT Nyonya Meneer di BPD Papua yang telah dilelang, seharusnya disampaikan ke seluruh kreditur. “Ternyata asetnya sudah dipegang debitur, ada kemungkinan kurator tidak mengetahui. Hasil ini nantinya akan kami diskusikan lagi sambil menyiapkan surat kuasa,” ujarnya.

Saat ini, buruh PT Nyonya Meneer, Djoko Prasetyo, beserta 72 buruh lainnnya telah melaporkan para petinggi perusahaan jamu legendaris asal Semarang yang sudah pailit itu ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah. Adapun pihak-pihak yang dilaporkan adalah Presiden Direktur Charles Ong Saerang dan bagian personalia Regina Tantrawati yang dilaporkan akibat dugaan tindak pidana penggelapan dana BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

Kuasa hukum Djoko Prasetyo, dkk, Yetty Any Ethika, mengatakan, dugaan penggelapan  tersebut sudah dilaporkan sejak Mei 2017, dan saat ini masih dalam penyelidikan. Secara keseluruhan ia mengaku ada 82 buruh Nyonya Meneer yang diwakilinya melaporkan kasus dugaan penggelapan uang iuran BPJS senilai Rp 622 juta.”Laporan ini mewakili 82 buruh, tapi total buruh yang potongan iurannya tidak disetorkan mencapai sekitar 1.300 orang. Kami melihat ada pembayaran BPJS yang sudah dipotong dari slip gaji,”kata Yetty.(jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelayanan Dokumen Kependudukan Sehari Jadi

SEMARANG - Dalam satu minggu ini mulai Senin (20/3) sampai dengan Minggu (26/3) Pemkot Semarang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) melakukan pelayanan...

Libur Lama, Sekolah Perketat Penjagaan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG –Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengimbau kepada pengelola sekolah agar memperketat penjagaan di lingkungan lembaga pendidikannya. Menurutnya, ini upaya mencegah timbulnya kerugian...

Untidar Buka Lowongan Rektor

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Universitas Tidar (Untidar) Magelang membuka lowongan jabatan calon Rektor periode 2018-2022 secara terbuka. Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Tidar Periode...

Ida Dicurhati Minimnya Pupuk

RADARSEMARANG.COM, SRAGEN – Cawagub Jateng Ida Fauziyah terus mendapat keluhan dari petani terkait ketersediaan pupuk.  Mereka menyatakan, swasembada pangan tak akan tercapai jika pupuk...

Supriyadi : Optimalkan Fungsi Pengawasan Dewan

SEMARANG-Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi dihadirkan sebagai salah satu pengajar dalam “Sekolah Anti Korupsi (SAKSI)” angkatan I, yang diadakan Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK)...

BTPN Genjot Pemberdayaan UMKM

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) kini menggenjot sektor teknologi digital di sektor Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal itu sejalan dengan...