33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Musthofa Tawadu dengan Ulama sejak Kecil

Bupati Kudus Teladan Masyarakat

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

PEKALONGAN- Sudah menjadi rahasia umum bila Bupati Kudus H Musthofa seorang kepala daerah yang sangat dekat dengan ulama. Bahkan lebih dari itu, bupati dua periode ini sangat tawadu kepada ulama. Sowan pada kiai/ulama telah menjadi kebiasaannya.

Menurutnya, ulama dan umaro (pemerintah) adalah dua unsur yang tidak terpisah. Keduanya dalam satu ikatan dan berperan penting dalam menjaga keutuhan bangsa dalam membangun dan menjaga NKRI.

Dalam berbagai kegiatan di Kudus, Musthofa sangat memposisikan keberadaan ulama. Di antaranya beberapa kali KH Maemun Zubair asal Rembang tampil bersama bupati.

Pengasuh Ponpes Al-Anwar Sarang, Rembang ini banyak memberi petuah kepada umat pada umumnya dan bupati dan jajarannya pada khususnya sebagai umaro.

Ketawadu’an Musthofa kepada ulama sudah dilakukan jauh sebelum menjabat sebagai bupati. Karena sejak kecil sudah ditempa dengan pendidikan agama, baik pendidikan sekolah formal maupun informal.

Diawali dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Khoiriyah Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sehingga tidak mengherankan apabila Musthofa meskipun berorganisasi politik nasionalis, tetapi sangat religius. Bahkan dalam setiap kunjungan kerja di luar Kudus, Musthofa selalu menyempatkan sowan ke ulama daerah yang dikunjunginya tersebut. Di antaranya saat kunjungan kerja di Pekalongan, Senin (4/12) kemarin.

Musthofa sowan ke Rois Syuriah PCNU Kota Pekalongan KH Zakaria Ahmad. Dia diterima secara pribadi pengasuh Pondok Pesantren Al-Mubarok ini. Keduanya tampak akrab berbincang di kediaman Pak Kiai di Medono.

KH Zakaria tertarik dengan berbagai program pro rakyat Bupati Kudus. Karena mengurus orang dari lahir hingga meninggal. Dan inilah program yang sangat memberi manfaat untuk masyarakat. “Pak Musthofa dengan programnya ini bagus. Dan cita-citanya ini mulia untuk masyarakat secara luas,” kata KH Zakaria.

Selain itu, sebelumnya saat kunjungan kerja ke Wonosobo, Musthofa secara khusus meluangkan waktu sowan ke kediaman Ketua PCNU Wonosobo, KH Ahmad Shiddiq yang juga pengasuh Ponpes Tahfidz Safinatunnajah Kalibeber, Wonosobo.

Begitu juga saat kunjungan kerja di Purbalingga, Musthofa bersilaturahmi ke Rois Syuriyah PCNU Purbalingga, KH Ahmadi Nurcholish. Di tempat ini, Musthofa mendapat banyak petuah yang sangat universal, seperti soal kesabaran dan keteladanan sebagai seorang pemimpin.

Selain itu, Musthofa juga selalu menjaga silaturahmi dengan ulama lainnya, seperti KH Musman Tholib dari Muhammadiyah. Juga dekat dengan KH Prof Rofiq Anwar dari UIN Walisongo Semarang dan lainnya. Termasuk dekat dengan Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Daroji yang pernah bersama-sama menjadi anggota DPRD Jateng.

Sedangkan di Kudus, Musthofa sangat dekat dengan seluruh kiai dan ulama, seperti kiai kharismatik KH Syaroni Ahmadi. Serta para kiai lainnya, di antaranya KH Ulil Albab Arwani, KH Mustamir, almarhum KH M Syafiq Naschan, almarhum KH Ma’ruf Irsyad, dan KH Masruchin (Imam Masjid Agung Kudus).  Begitu pula dengan Ketua MUI KH Ahmad Hamdani Lc.

Sedangkan dengan para kiai pengasuh musala dan masjid yang ada di kampung-kampung, kedekatan Musthofa sudah tidak bisa diragukan lagi. Dengan program jumatan bersama, Musthofa berjamaah di masjid desa di seluruh pelosok Kudus. Kadang Musthofa jadi jamaah, tetapi sekali waktu Musthofa juga menjadi khotib salat jumat.

Meski pun sangat tawadu’ dengan para ulama, Musthofa juga tidak melupakan tokoh agama lainnya. Dalam berbagai kegiatan resmi pemerintahan, tokoh lintas agama sering diundang semua di Pendopo Kabupaten Kudus. Sehingga spirit Sunan Kudus yang mengajar harmonisasi toleransi beragama benar-benar terasa. (lil/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....