33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Sudirman Ruwatan Politik Bersama Bupati Tegal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BREBES — Bakal calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said melakukan  ruwatan politik melalui pertunjukan wayang golek semalam suntuk di Lapangan Tegal Glagah, Desa Slatri, Brebes, Jateng, Sabtu (2/12) malam.  Ki Enthus Susmono yang juga Bupati Tegal tampil sebagai dalang dalam pertunjukan wayang yang mengambil lakon Jaka Bereg (Sawung Galing) Mbangun Negara itu.

Dalam sambutannya sebelum wayangan dimulai, Sudirman menjelaskan, ruwatan merupakan tradisi budaya yang biasanya dilakukan untuk membersihkan diri atau kelompok dari sifat buruk atau untuk menolak bala (bencana).  “Ruwatan politik dimaksudkan untuk membersihkan negara kita dari sifat atau perilaku buruk para politisi,” kata Sudirman Said dalam acara yang juga dihadiri pelukis Hardi; Ketua Koperasi Warteg,  Sastoro, serta pengurus parpol dari Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat.

Menurut Sudirman, kegiatan yang diselenggarakan bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini didasari atas keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi sosial politik yang demikian terpuruk. “Dari 650-an pejabat publik yang ditangkap KPK setengahnya adalah politisi. Ada bupati, wali kota, gubernur, juga anggota dewan,” ungkap Sudirman di hadapan ribuan warga Desa Slatri yang memadati lapangan tempat pertunjukan.

Negara, lanjut Sudirman, memiliki beban berat untuk memerangi korupsi, yang sebagian besar pelakunya adalah para petinggi negara. Karena itu, perlu doa dan dukungan masyarakat agar para pemimpin diberi kekuatan dan keberanian untuk membersihkan negara dari aktor-aktor politik pemburu rente yang bukan saja merugikan tetapi juga menghancurkan sendi-sendi kehidupan bangsa.

Sudirman berharap, pemimpin bangsa ke depan adalah orang-orang yang memiliki integritas, bisa menjadi teladan, dan bersih dari korupsi.(har/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pembebasan Lahan Tol Seksi III 99 Persen

UNGARAN–Pembebasan lahan tol seksi III di ruas Bawen-Salatiga telah mencapai 99 persen untuk bidang. Sedangkan seksi IV ruas Salatiga-Boyolali yang melewati wilayah Kabupaten Semararang,...

Pemprov Jateng Raih WTP Ketujuh

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017 yang...

Ikuti Perkembangan Teknologi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dengan kehadiran era online, mau tidak mau ritel elektronik modern harus mengikutinya jika tidak ingin kinerjanya tertinggal jauh. Global Elektronik dalam...

Tetes Darah Peringati Peristiwa Lengkong

MAGELANG – Mengenang Peristiwa Lengkong di Tangerang yang terjadi 25 Januari 1946, sekitar 200 taruna/taruni Akademi Militer (Akmil) Magelang menyumbangkan darahnya. Kegiatan ini merupakan...

Mengerucut ke Pelatih Asing

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah memecat Subangkit sebagai head coach, kini manajemen tim PSIS Semarang terus memburu pelatih anyar. Sejumlah nama tengah dijajaki untuk bisa...

21 Titik Kemiskinan Digelar Pasar Murah

TEMANGGUNG—Sebanyak 21 titik kemiskinan di Temanggung menjadi sasaran Pemkab dan Tim Penggerak PKK untuk target lokasi pasar murah. Tujuannya, untuk stabilisasi harga dan membantu...