33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Ruko Mangkrak, Dispora Telusuri Pemilik

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Tiga ruko di kompleks Gelanggang Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang (TLJ), mangkrak. Tidak ingin merusak pemandangan dan mengurangi pemasukan retribusi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang mengirimkan surat peringatan kepada pemilik kios.

Namun sayang, Dispora tidak menemukan pemilik rukot ersebut. Sebab, nama pemilik di ruko tersebut telah dicari sesuai alamat, tetapi tidak ditemukan. Belum diketahui apakah nama tersebut asli atau nama fiktif untuk dikuasai oleh segelintir oknum. Saat ini, Dispora Kota Semarang selaku pihak yang mengelola kawasan tersebut telah menelusuri kepemilikan tiga kios tersebut.

“Tiga kios di ruko tersebut tercatat ada namanya. Tapi nama tersebut telah dicari sesuai alamat tidak ditemukan,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Gurun Risyatmoko, Minggu (3/12).

Dikatakannya, jumlah kios di ruko kompleks GOR Tri Lomba Juang Semarang tersebut ada 36 kios, masing-masing 12 kios di lantai 1, lantai 2 sebanyak 12 kios, dan lantai 3 sebanyak 12 kios. “Yang belum menempati ada tiga kios,” kata Gurun.

“Pemilik harus membayar kontrak dan retribusi. Karena ini dibiayai menggunakan APBD, tentunya ditargetkan dengan pendapatan retribusi. Kalau sudah menyewa, maka ya harus digunakan. Agar kondisi kios maupun ruko tersebut tidak mangkrak,” katanya.

Pihaknya mengaku telah mengirim surat sesuai dengan alamat pengguna kios tersebut. Tetapi tidak ada respon. Selain itu telah mencari nama tersebut, tetapi tidak ditemukan.

“Jangan sampai dia menyewa, tapi tidak digunakan. Apalagi ini sudah akhir tahun, tentunya sebentar lagi harus diperpanjang,” katanya.

Namun demikian, Gurun mengaku tidak sertamerta dengan mudah mengambilalih kios tersebut. Tetapi perlu tahap-tahap mulai peringatan 1, 2, hingga 3. “Kami juga tidak bisa semena-mena mengambilalih. Kami tunggu hingga akhir Desember, Januari harus sudah tertib,” katanya.

Dia menjelaskan, semua fasilitas di tempat tersebut menggunakan APBD Kota Semarang untuk kepentingan publik. Masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas sesuai dengan prosedur dan aturan yang diberlakukan.

“Termasuk harus bertanggungjawab sesuai aturan dan perjanjian awal. Jangan sampai dia menandatangani perjanjian, setelah itu malah dibiarkan mangkrak begitu saja,” katanya.

Keberadaa ruko tersebut menjadi fasilitas pendukung GOR Tri Lomba Juang. Saat ini GOR tersebut masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. (amu/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Aturan Rumit, Rawan Dicurangi

WONOSOBO – Aturan sepak takraw yang rumit kerap dimanfaatkan oknum wasit untuk berbuat tidak fair. Terlebih, masyarakat yang menonton terkadang belum bisa menjadi kontrol...

Jawa Tengah Bidik Wisman Tiongkok

SEMARANG – Jawa Tengah membidik Tiongkok sebagai salah satu negara tujuan pengembangan pemasaran pariwisata. Hal ini mengingat potensi yang cukup besar baik dari jumlah...

Reuni, RFC Bagi Nasi Bungkus

SALATIGA - Pemuda harus turut berperan serta dalam membangun bangsa. Pada dasarnya, tidak ada pemuda yang nakal, namun yang ada adalah pemuda yang kreatif...

Bank Jateng Bedah Rumah Veteran

AMBARAWA – Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 109, Bank Jateng menggelontorkan Rp 92,245 juta untuk merenovasi dua rumah milik veteran di bilangan Ambarawa,...

Prestasi SD Mutual Diapresiasi Disdikbud Kota Pekalongan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Keberhasilan SD Muhammadiyah 1 (Mutual) Kota Magelang dalam menorehkan prestasi akademik serta pengelolaan manajemen pendidikan berkualitas baik di tingkat kota, provinsi...

Safety Ridding dan Darurat Narkotika Solusi MPLS Antiperpeloncoan

RADARSEMARANG.COM - MASA Orientasi Siswa atau sekarang bernama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan yang umum dilakukan setiap awal tahun ajaran guna menyambut...