33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Racik Jutaan Butir Pil Gendeng di Solo

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WILAYAH eks Karesidenan Surakarta sempat diprediksi belum terjamah pil kombinasi paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC). Tapi ternyata, pabrik dan gudang pil yang bisa menyebabkan si pemakainya seperti orang gendeng itu berada di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo.

Pabrik di Kota Bengawan berada di pusat kota. Yakni memanfaatkan rumah di Jalan Setia Budi No 66 RT 01 RW 04 Kampung Cinderejo Lor, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, atau di belakang Terminal Tirtonadi.

Begitu pula rumah yang dijadikan tempat penyimpanan bahan baku pil PCC di Jalan Gelatik Raya Blok S No. 12 RT 04 RW 07 Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol.

Tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng menggerebek rumah dua lantai di Jalan Setia Budi No 66, Kota Solo yang disulap menjadi pabrik pil PCC sekitar pukul 09.00. Lima orang ditangkap.

Sumber Jawa Pos Radar Solo menyebutkan, pabrik pil PCC tersebut sudah beroperasi selama delapan bulan. Target pasarnya adalah wilayah Tangerang dan Samarinda. “Samarinda merupakan asal dari pelaku Mita,” terangnya.

Mita, 20, yang tinggal di Jalan Kepodang No 8 Perumahan Fajar Indah, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan merupakan kekasih Wildan, pemilik pabrik pil gendeng di Jalan Setia Budi, Kota Solo. Wildan lebih dahulu dibekuk sebelum pabriknya digerebek.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono datang langsung ke pabrik pil gendeng sekitar pukul 12.00. Disusul Kapolresta AKBP Ribut Hari Wibowo dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo.

Satu jam kemudian, mereka keluar dari dalam rumah berpagar besi warna abu-abu itu. Kapolda memastikan bahwa rumah yang disewa oleh Wildan tersebut merupakan pabrik PCC dalam skala besar.

Tapi, siapa otaknya, dan kronologis awal penggerebekan, Condro belum memberikan informasi secara detail. “Ini tangkapan BNNP. Besok, (Senin 4/12, Red) akan dirilis oleh BNNP di Semarang. Dari pihak kepolisian dalam hal ini Polda Jawa Tengah dan Polresta Surakarta hanya mengamankan lokasi dan ikut dalam proses penggeledahan. Pengeledahan juga dilakukan BNNP di Semarang dan Sukoharjo,” bebernya.

Digerebeknya pabrik pil gendeng itu membuat Wali Kota Rudy geleng-geleng kepala. Dia tak menyangka di pusat Kota Solo ada aktivitas pembuatan narkoba dalam skala besar. Ini menjadi peringatan seluruh kepala daerah untuk memperketat pengawasan wilayahnya.

“Sudah jalan selama ini tapi kok baru ketahuan sekarang. Buat ketua RT, RW, pak lurah dan pak camat, saya mewanti-wanti ini yang terakhir, jangan ada lagi (pabrik narkoba, Red),” tegasnya.

Wali kota juga meminta warga tidak tinggal diam ketika mengetahui ada aktivitas mencurigakan di daerahnya. Segera lapor ke kelurahan. “Kalau tidak langsung laporan saya. Wong warga sudah banyak yang tahu nomor HP (handphone) saya. Ini agar masalah narkoba seperti ini cepat ditangani,” ungkapnya.

Bagaimana kondisi di dalam pabrik pil gendeng? Rudy mengatakan petugas cukup banyak mengamankan barang bukti di lantai dasar rumah tersebut. “Yo kuwi mau (Itu tadi) ada mesinnya, terus serbuk sama pil. Tadi ya ada orang yang diperiksa petugas, pelaku apa bukan, aku yo ra patio mudeng (tidak begitu paham). Bukan kapasitas saya untuk menjelaskan,” paparnya. (atn/JPG/wa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harus Cermat Pilih Pemain untuk Popnas

SEMARANG - Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng bekerjasama dengan Pengprov Perbasi Jateng, akan menggelar seleksi  tim basket Pekan Olahraga Pelajar Nasional...

Hoax Harus Dilawan Bersama

SEMARANG-Hoax atau berita bohong tak sebatas guyonan, tapi sudah mulai meresahkan masyarakat. Karena itu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengajak melawan hoax bersama agar tidak...

Hantu Horison Berkeliaran Bagi-Bagi Takjil

PEKALONGAN - Ada pemandangan unik, pada Selasa sore (30/5) kemarin, di salah satu sudut Kota Pekalongan. Tepatnya di depan Masjid Syuhada Jalan Pemuda Kota...

Transmart Setiabudi Resmi Dibuka

SEMARANG - Potensi dan perkembangan Kota Semarang yang pesat, membuat gerai retail terkemuka di Indonesia, PT Trans Retail Indonesia melirik Kota Semarang sebagai lokasi...

Pasar Properti Cenderung Flat

MAGELANG – Pasar properti di Indonesia pada tahun 2017 terhitung flat atau tetap. Pasalnya, tahun ini, faktor daya beli di semua faktor bisnis menurun. Marketing...

Bidan Harus Turunkan Kematian Ibu dan Bayi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Angka kematian bayi di Demak tergolong tinggi. Tahun 2017 lalu tercatat ada 14 kasus kematian ibu di Kabupaten Demak. Sedangkan, total...