33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Angkat Wisata Religi, Jadikan Desa Sentra Bebek

Grebeg Kirab 1000 Ingkung Bebek Desa Sukomarto Kecamatan Jumo

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Banyak cara untuk mengangkat potensi desa. Seperti yang dilakukan warga Desa Sukomarto Kecamatan Jumo, Temanggung ini. Warga menggelar kirab 1.000 ingkung bebek.

Ribuan warga Desa Sukomarto Kecamatan Jumo Temanggung, Minggu (3/12) sekitar pukul 09.00 pagi sudah berkumpul halaman balai desa setempat. Mereka menggelar kirab 1000 ingkung bebek dengan arak-arakan keliling desa. Di barisan depan pasukan prajurit, lalu kepala desa (kades) beserta istri dengan naik andong, di belakangnya ada gunungan hasil bumi. Diikuti ribuan warga membawa tumpeng dan ingkung bebek serta beberapa kelompok kesenian desa setempat.

Mereka berjalan dari halaman balai desa menuju makam leluhur desa Simbah Habib Abdurrahman yang jaraknya sekitar 600 meter. Sesampai makam leluhur, mereka berdoa bersama dipimpin ulama desa setempat. Usai berdoa, dua gunungan hasil bumi yang baru saja diarak menjadi rebutan pengunjung. Kemudian tumpeng dan ingkung yang dibawa warga disedekahkan dan dimakan bersama pengunjung yang hadir.

Kades Sukomarto Miftahuddin menuturkan, kegiatan grebeg budaya religi “kirab 1000 ingkung bebek” ini dalam rangka haul atau memperingati wafatnya Simbah Habib Abdurrahman leluhur Desa Sukomarto, sekaligus memperingati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H/2017 M.

“Acara sedekah masal kita lakukan setiap tahun. Dimaksudkan, untuk menjaga tradisi leluhur yang turun temurun. Sekaligus untuk mempertahankan ideologi dari ancaman radikalisme serta demi untuhnya negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan bhineka tunggal ika,” ucapnya.

Dengan acara ini, kata Miftahuddin, juga untuk tolak bala. Warga minta diberikan keselamatan dunia dan akhirat, diberi rezeki yang berkah dan melimpah. “Dengan acara ini, ikon wisata religi di desa kami bisa terangkat. Ke depan, banyak pengunjung yang berziarah ke makam Simbah Habib Abdurrahman,” harapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kartu Tani Semrawut, Pupuk Sulit

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–DPRD menyorot persoalan tata kelola pupuk bersubsidi dan kartu tani yang semrawut di Jateng. Kondisi ini membuat alokasi pupuk berkurang dan petani semakin...

Mexico di Gigi El Peje

Oleh Dahlan Iskan Tanyalah orang Meksiko. Yang sudah lama tinggal di Indonesia. Jawab mereka sama: Meksiko itu persis Indonesia. Dalam hal perilaku politiknya. Mereka salah: Indonesialah...

Terus Dibongkar

RADARSEMARANG.COM - Pembongkaran Terminal Terboyo dilakukan secara bertahap . Seluruh pedagang dan awak bus sudah pindah ke lokasi baru di Terminal Penggaron dan Terminal...

Disebut Mereview Film A Man Called Ahok, Ini Jawaban Ridwan Kamil

JawaPos.com - Film Indonesia A Man Called Ahok begitu banyak diperbincangkan. Karena film yang menceritakan kisah dari mantan Gubernur DKI Jakarta ini baru-baru ini...

15 Kabupaten Jadi Sorotan

SEMARANG - Limabelas kabupaten di Jawa Tengah mendapat sorotan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda). Sebab tingkat kemiskinan di 15 daerah tersebut...

SKTM Rawan Disalahgunakan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Di hari pertama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 Kota Semarang, sejumlah sekolah dipadati calon peserta didik baru dan orangtuanya....