32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Pabrik Pil PCC Digerebek

Sehari Produksi 3 Juta-4 Juta Butir Pil PCC

SEMARANG- Sebuah rumah mewah di Jalan Halmahera Nomor 27, Kelurahan Karang Tempel, Semarang Timur, digrebek petugas Badan Narkotika Nasional (BNN), Minggu (3/12). Diduga rumah tersebut digunakan sebagai tempat produksi sekaligus peredaran pil paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC).

Dari pengungkapan ini, petugas mengamankan 13 orang, satu di antaranya pengontrak rumah, yakni Joni, 38, warga Semarang. Pria yang beristri dokter di salah satu rumah sakit swasta di Kota Semarang ini ditangkap di dalam rumah tersebut bersama 7 orang lainnya yang diduga karyawannya.

Saat dilakukan pengembangan, petugas juga menggerebek sebuah gudang di Jalan Medoho Raya, Gayamsari. Di lokasi ini, petugas mengamankan dua penjaga gudang. Selain itu, satu orang lagi yang diduga bekerja sebagai sopir merangkap teknisi juga ikut diamankan.

Dua belas orang yang diamankan, yakni Kristanto, 28, warga Pandeglang, Banten; Zaenal, 34, warga Pandeglang, Banten; Heri, 28, warga Pandeglang, Banten; Kristiono, 35, warga Pemalang; Ade Ridwan, 40, warga Tasikmalaya,; Hartoyo, 44, warga Tasikmalaya; Budi, 32, warga Jatim; Ade Ruslan, 53, warga Tasikmalaya; Sutrisno, 26, warga Rembang; Suroso, 35, warga Rembang; Ahmad, 51, warga Rembang, dan Panuwi, 60, warga Kudus.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, sebelum dilakukan penggerebekan, petugas BNN melakukan pengintaian dan penyamaran sebagai pekerja kuli bangunan dan pedagang. Seanjutnya pada Minggu (3/12) sekitar pukul 06.00, salah satu petugas BNN mendatangi rumah tersebut dengan naik sepeda. Saat melintas di depan rumah yang sudah menjadi target operasi dalam keadaan tertutup.

Selang kurang lebih 30 menit, petugas yang menyamar kembali melakukan pengintaian di depan rumah tersebut. Kebetulan salah seorang laki-laki penghuni rumah itu membuka pintu gerbang. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan petugas yang menerobos masuk ke dalam rumah tersebut diikuti anggota BNN lainnya.

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here