32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Segera Bentuk Tim Ahli dan Inventarisasi Cagar Budaya

Hasil Pembahasan Pansus III DPRD Kabupaten Magelang tentang Raperda Cagar Budaya

Rapat kerja Pansus III DPRD membahas tentang raperda Penetapan dan Pemanfaatan Cagar Budaya akhirnya selesai. DPRD menyetujui raperda tersebut untuk disahkan menjadi peraturan daerah.

Juru bicara Pansus II DPRD Kabupaten Magelang, Muhammad Adib mengatakan cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia. Dimana, hal ini penting untuk pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Sehingga perlu dilestarikan dan dikelola secara tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan dalam rangka memajukan kebudayaan nasional untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” kata dia.

Muhammad Adib, mengatakan bahwa cagar budaya berupa benda, bangunan, struktur, situs, dan kawasan perlu dikelola oleh pemerintah daerah. Dengan meningkatkan peran serta masyarakat untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan cagar budaya.

Menurutnya, adanya perubahan paradigma pelestarian cagar budaya maka diperlukan keseimbangan aspek ideologis, akademis, ekologis, dan ekonomis guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Oleh karena itu sesuai amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, bahwa untuk melestarikan cagar budaya pemerintah daerah bertanggung jawab dalam pengaturan pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya,” paparnya.

Selanjutnya terkait hasil pembahasan raperda tentang Penetapan dan Pemanfaatan Cagar Budaya disampaikan di antaranya perubahan sistematika draf raperda yang semula terdiri dari 20 bab dan 50 pasal.

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here