33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Starting Eleven Jadi Prioritas

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Meski belum membeberkan siapa saja pemain yang bakal dipertahankan oleh tim PSIS Semarang, namun kemungkinan besar manajemen dan pelatih tim berjuluk Mahesa Jenar itu akan memberikan prioritas kepada pemain langganan starting eleven.

“Kalau dari catatan sementara ada 60 hingga 70 persen pemain yang kemarin yang akan kami pertahankan. Namun kami juga masih menunggu evaluasi dari pelatih dulu,” kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Jika ditilik dari catatan Mahesa Jenar mulai dari babak penyisihan grup hingga perebutan juara ketiga kemarin, starting eleven racikan coach Subangkit memang tidak banyak mengalami perubahan banyak.

Di pos center bek, nama Haudi Abdillah dan Rio Saputro selalu menjadi pilihan utama, meski di babak 16 besar kemarin nama Ali Khumaedi yang masuk di bursa transfer terakhir juga mampu mencuri perhatian.

Yang paling terlihat adalah peran dua wing bek PSIS yaitu Safrudin Tahar di kanan dan Taufik Hidayat di kiri. Keduanya hanya tergantikan jika terkena hukuman akumulasi kartu atau harus menepi karena cidera.

Kemudian di lini tengah, nama M Yunus, Ahmad Agung dan Ruud Gullid juga selalu menjadi pilihan utama coach Subangkit. Di babak 16 besar lalu, PSIS juga merekrut gelandang muda Adit Wada yang juga beberapa laga diberi kepercayaan untuk turun.

Di lini depan, selain Hari Nur Yulianto yang hanya absen di empat laga PSIS karena hukuman dan cidera, coach Subangkit juga kerap memberi kepercayaan kepada Erik Dwi Ermawansyah maupun Sholihul Islam.

Pekerjaan berat tampaknya akan ditemui manajemen dan pelatih PSIS untuk mempertahankan dua winger mereka yaitu Melcior Leideker Majefat dan Rifal Lastori. Dua winger jebolan tim Liga 1 itu tengah menjadi buruan tim-tim lain. Apalagi Rifal Lastori musim ini didatangkan sebagai pemain pinjaman dari tim Liga 1 lainnya, Borneo FC.

“Saya kira semua juga akan bergantung dari komunikasi kami dengan pemain maupun tim-tim lain. Dan setelah pelatih memberikan rekomendasi tentu kami akan segera bergerak,” sambung Liluk kemarin.

Kemudian selain harus berburu pemain lokal, tampil di Liga 1 musim depan juga mengharuskan tim Mahesa Jenar memiliki stok pemain asing. CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) AS Sukawijaya dihubungi terpisah mengatakan manajemen PSIS akan langsung jemput bola merekrut pemain-pemain asing.

“Kami sudah komunikasi dengan mantan pemain asing PSIS seperti Emannuel de Porras dan Ronald Fagundez, mereka bersedia membantu kami memburu pemain asing langsung dari negara mereka,” kata pria yang akrab disapa Yoyoyk Sukawi itu. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Usut Tuntas Pencurian Berkas di MK

SALATIGA - Kabar mengenai pencurian berkas dokumen gugatan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) mengejutkan banyak pihak. Termasuk warga Salatiga. Sebab sebelumnya sempat beredar kabar,...

Kejurnas Jadi Pemanasan Sebelum PON

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jawa Tengah menyeleksi 33 pemain yang nantinya akan diikutkan Kejuaran Nasional (Kejurnas) Sepak Takraw di Jakarta...

Sudah Berhubungan Seks, Biasanya Sulit Lepaskan Diri

BANYAKNYA kasus kekerasan dalam pacaran, merupakan fenomena yang terjadi karena faktor individunya sendiri. Sedangkan wanita cenderung menjadi korban, karena disebabkan karena adanya sejumlah faktor....

Megono, Harus Jadi Menu Wajib Hotel

BATANG - Untuk lebih memperkenalkan kuliner Megono khas Batang, Pemerintah Kabupaten Batang akan mewajibkan hotel-hotel yang ada di Kabupaten Batang untuk memasukkan makanan khas...

Camat Terseret Pungli Parkir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Camat Mijen HM Yenuarso (MY) diduga terlibat kasus pungutan liar (pungli) retribusi parkir saat berlangsungnya kejuaraan balap trail Supermoto Trial Game Asphalt (TGA) di...

Banyumas Juara Liga Bridge II

PATI - Liga Bridge Jawa Tengah memasuki putaran ke 2 dalam agenda triwulan Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Jawa Tengah. Sebanyak 14...