33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Solusi Bagi GTT-PTT Harus Ditarget

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – DPRD menilai pemerintah belum serius menyelesaikan persoalan guru tidak tetap (GTT) maupun pegawai tidak tetap (PTT). Kondisi ini membuat, nasib mereka tidak pasti dan hanya bisa mengeluh. Padahal, sebenarnya peran mereka juga tidak kecil untuk memperbaiki pendidikan di Jateng.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Sumarsono mengaku sudah memantau langsung di 35 kabupaten/kota se Jateng. Hasilnya, setiap daerah sama mengeluhkan permasalahan GTT/PTT. Sejauh ini pemerintah sudah memberikan kelonggaran dengan mengeluarkan peraturan gubernur maupun peraturan bupati/wali kota. “Hanya saja peraturan tersebut belum bisa seluruhnya menjangkau GTT/PTT yang jumlahnya mencapai ribuan orang,” katanya.

Ia mencontohkan, satu satu masalahnya adalah masih diberlakukannya PP No 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Honorer. Di dalam aturan tersebut, pejabat pembina kepegawaian (PPK) tak boleh mengangkat honorer termasuk GTT. Padahal, ketika GTT selama ini diperbantukan karena di sekolah masih kekurangan guru. “Harusnya ada kebijakan tegas, karena mereka juga sudah membantu dunia pendidikan,” tegasnya.

Persoalan GTT maupun PTT memang harus menjadi prioritas. Bahkan, sudah puluhan tahun terjadi, namun polemik guru tidak tetap sampai sekarang ini tidak selesai-selesai. “Harus ada target deadline agar penyelesaian masalah status GTT/PTT tidak berlarut-larut,” tambah anggota Komisi E DPRD Jateng, Sri Maryuni.

Pemprov maupun kabupaten/kota diminta benar-benar memperhatikan kesejahteraan guru-guru di Jateng. Terutama guru sekolah swasta serta guru pengajar honorer di berbagai sekolah. Semua guru adalah ujung tombak dari pendidikan dan berlangsungnya roda pembelajaran. “Jika kesejahteraan guru rendah tentu akan mempengaruhi kualitas pendidikan. Harus ada perhatian lebih serius,” tambahnya. (fth/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dari Bantu Teman, Jadi Ladang Bisnis

RADARSEMARANG.COM - HANITA Masithoh tak pernah menyangka sebelumnya, jika dirinya bisa membuka bisnis jasa penerjemahan Bahasa Arab dan Inggris. Alumni Pondok Pesantren Darul Falah...

Dua Panitia Diksar Mapala UII Ditahan

JOGJA—Teki-teki siapa oknum anggota Mapala Unisi UII yang menganiaya tiga peserta The Great Camping (TGC) hingga tewas akhirnya terkuak. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka...

Tarik Pungli Prona, Kades Ditangkap

SEMARANG - Kepala Desa Manggis Kecamatan Sirampong Kabupaten Brebes diamankan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Ditreskrimsus Polda Jateng. Kades bernama Mudhakir ini...

Campur Tangan Swasta, Percepat Program Rehab RTLH

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang menargetkan rehab sekitar 7.000 rumah tidak layak huni (RTLH). Sekitar 1.400 RTLH akan direhab tahun ini,  kemudian 2.100...

Gencarkan Pelatihan Untuk 1.000 Wirausaha Baru

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemkab Batang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM gencar menggelar pelatihan wirausaha, untuk mewujudkan program visi misi menciptakan 1.000 wirausahawan...

Bupati Resmikan SD Insan Teladan Batursari

DEMAK-Bupati Demak HM Natsir meresmikan gedung SD Insan Teladan, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati dengan disaksikan Wakil Ketua...