33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Cegah Mobilisasi Massa 212

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

MAGELANG – Untuk mengantisipasi mobilisasi massa alumni 212 di Monas Jakarta, aparat Polres Magelang Kota mengadakan razia penyekatan di ruas Jalan Ahmad Yani Magelang Utara Kota Magelang, Jumat (1/12) kemarin.

Antisipasi ini menyusul adanya isu kegiatan di Jakarta dalam momen pertemuan alumni gerakan 212 dalam reuni akbar. Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan melalui Kasubaghumas AKP Esti Wardiani, mengatakan,kegiatan penyekatan ini dalam rangka antisipasi mobilisasi massa yang akan ke Jakarta mengikuti reuni akbar.

“Kami menyasar mobil pribadi, bus serta travel untuk diperiksa. Pemeriksaan kami lakukan di ruas Jalan A. Yani dengan menanyakan tujuan kepada pengemudi dan menanyakan satu per satu penumpang. Kami juga melaksanakan pemeriksaan bagasi dan barang barang bawaan,” jelas Esti.

Esti menjelaskan, kegiatan ini sebagai upaya untuk mencegah mobilisasi massa yang akan ke Jakarta mengikuti reuni 212 tanggal 2 Desember 2017. “Supaya kelompok masyarakat dari Kota Magelang dan yang dari daerah lain melewati Kota Magelang tidak jadi berangkat ke Jakarta,” papar Esti.

Sementara, Kabag Ops Polres Magelang Kota, Kompol Indi Istadji mengatakan adanya perintah penyekatan untuk mencegah kelompok masyarakat yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Reuni 212 di Jakarta.

“Kita berusaha jangan sampai ada kelompok masyarakat dari Magelang berangkat ke Jakarta. Dan mencegah kelompok masyarakat dari daerah lain yang lewat wilayah Kota Magelang. Jika ada, diimbau untuk kembali dan tidak melanjutkan perjalanan,” jelas Indi.

Meski demikian, Indi menjelaskan, pihaknya tidak bisa melarang dan hanya sebatas mengimbau kepada pengemudi jika terdapat rombongan ke Jakarta yang berniat mengikuti reuni akbar 212.

“Mungkin kami periksa kelayakan kendaraannya saja. Selain itu kami sampaikan bahwa situasi cuaca yang ekstrem, jika hujan lebat Jakarta bisa dilanda banjir sehingga untuk sampai di Jakarta sangat sulit. Kalau ingin merayakan reuni 212 bisa di daerah masing-masing saja,” jelas Indi.

Namun dalam kegiatan razia tersebut, menurut Indi, belum ditemukan adanya rombongan yang menuju ke Jakarta untuk mengikuti reuni akbar 212. (cr3/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Minat Semakin Tinggi, Sehari 11 Ribu Pelajar

SEMARANG - Minat masyarakat naik Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang semakin menunjukkan geliat baik. Baik kalangan masyarakat umum, maupun pelajar dan mahasiswa. Bahkan...

Jelang Puasa, Harga Bawang Putih Turun

WONOSOBO - Harga bawang di Pasar Induk Wonosobo mulai turun. Sejak sepekan terakhir, rata-rata penurunan mencapai Rp 5-10 ribu per kilogram. Harga bawang putih kating...

150 KK ‘Dipaksa’ Pindah ke Rusunawa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang memastikan segera memindah kurang lebih 150 kepala keluarga (KK), warga Kampung Tambakrejo RT 5...

Sinergi Penta Helix dalam Pengabdian Masyarakat dan Hilirisasi Riptek Perguruan Tinggi

RADARSEMARANG.COM - PERGURUAN Tinggi memiliki Tri Dharma yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati dalam mewujudkan diri sebagai agen perubahan. Melalui dharma pendidikan, penelitian dan...

Go-Blue Bird Tawarkan Kemudahan Transportasi

SEMARANG - Jalinan kerjasama antara Blue Bird dan GO-JEK, ditindaklanjuti dengan peluncuran layanan GO-BLUEBIRD. Sehingga masyarakat dapat memesan taksi Blue Bird secara khusus dengan...

Didorong Untuk Eksport

RADARSEMARANG.COM - Penemu ekskavator mini Kasmin Riyadi menjelaskan penemuanya kepada Dirjen IKM Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih (kiri) didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti...