33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Sudah Ada 2, Berencana Bangun Lagi 3 Rusunawa

Cara Pemerintah Menyediakan Hunian dengan Harga terjangkau

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Hunian menjadi salah satu masalah bagi masyarakat di perkotaan. Mahalnya harga tanah membuat harga rumah melambung. Rusunawa dinilai menjadi salah satu solusi untuk menyediakan hunian murah.

PEMKOT Magelang berencana menambah tiga rumah susun sewa (Rusunawa). Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Magelang bersama Wali Kota Magelang telah mengusulkan pembangunan rusunawa ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Mulai tahun 2018 mendatang akan menambah satu rusunawa, dan kami targetkan di tahun 2021 mendatang, terbangun 5 rusunawa,” kata Kepala Bidang Dinas Perumahan dan Kawasan Pertanahan Disperkim Kota Magelang Kun Arsanti Dewi, Kamis (30/11).

Saat ini sudah berdiri dua rusunawa di Kelurahan Potrobangsan Kecamatan Magelang Utara dan di Kelurahan Tidar Selatan Kecamatan Magelang Selatan. Masing-masing rusunawa memiliki daya tampung 92 hunian. Pada tahun depan, kawasan Magelang Utara dipilih kembali sebagai lokasi pendirian rusunawa. Kendati demikian, penentuan lokasi pembangunan harus dikaji secara matang.

“Kalau luas tanahnya mencukupi, ya tidak masalah kita bangun rusunawa dengan kapasitas sama,” imbuhnya.

Menurut Dewi, rusunawa menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan penduduk. Di sisi lain, semakin banyak rusunawa tersedia, tingkat kemiskinan di Kota Magelang dapat ditekan. Ia mengklaim, biaya sewa yang ditanggung penghuni cukup terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Harga sewanya bervariasi. Mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 175 ribu perbulannya.

“Di Kota Magelang ini masih banyak warga yang belum memiliki rumah, sehingga harus mengontrak dengan biaya yang relatif mahal. Sementara di rusunawa, sewanya sangat murah. Warga bisa lebih berhemat.”

Data yang dimiliki Disperkim pada tahun 2016, jumlah rumah penduduk di Kota Magelang sebanyak 31.397 unit. Namun, hanya 29.240 yang dinyatakan layak huni. (mg4/put)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Nyeker di Atas Catwalk

SALATIGA – Sebanyak 46 peserta mengikuti lomba peragaan busana dengan tema Busana Kartini yang digelar dalam rangka HUT ke-19 Gereja Bethany Salatiga, kemarin. Dalam...

Ajak Masyarakat Peduli Terhadap Anak Kanker

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Siti Atikoh Ganjar Pranowo mengajak masyarakat untuk terus mendorong semangat penderita kanker anak. Pemerhati kanker ini menyampaikan, dengan semangat tinggi kanker...

Angkat Kuliner Khas Semarang

SEMARANG – Penyedia layanan on-demand dengan basis teknologi yakni Go-Jek mencoba mengangkat kuliner khas Semarang dengan menggelar Go-Food Culinary Festival di Semarang Jumat (25/8)...

Strategi Membangun Kemandirian Ibadah Siswa

RADARSEMARANG.COM - KEMANDIRIAN anak dalam beribadah menjadi salah satu keinginan dan harapan orangtua. Banyak kita dapati anak-anak yang sudah aqil baligh belum mandiri dalam...

Harga Cabai Mahal, Buat Pembibitan

DEMAK-Tingginya harga cabai membuat petani ramai-ramai menanam dan membuat pembibitan cabai. Hasilnya, omzet penjualan cabai bisa meningkat 50 persen. Seperti diketahui, harga cabai di pasar...

Kampung Warna-Warni

Anak-anak sedang bermain di kampung warna-warni di Jalan Sadewa Utara Kota Semarang, kemarin. Di kampong tersebut, tembok yang berdampingan dengan pembatas rel kereta api...