33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Pemkot Bersikukuh Pindah Terminal Terboyo

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG–Meski fasilitas infrastruktur masih apa adanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tetap bersikukuh akan melakukan pemindahan terminal bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari Terminal Terboyo ke Terminal Penggaron yang direncanakan per 1 Desember 2017 mendatang.

Padahal Dishub Provinsi Jateng selaku pihak yang mengelola Terminal Penggaron, justru menyatakan belum menentukan waktu terkait pemindahan terminal tersebut. Alasannya, pemindahan terminal diperlukan sejumlah penghitungan dan uji kapasitas jalan yang selama ini belum dilakukan.

Tetapi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan pemindahan akan tetap dilakukan sesuai rencana, yakni 1 Desember 2017. Mengenai kesiapan infrastruktur di Terminal Penggaron yang saat ini belum siap, Hendi meminta segera disiapkan. “Ya harus siaplah. Kalau tidak siap, terus kami membangun Terboyo bagaimana. Nanti malah udrek-udrekan sama kontraktornya. Saya rasa step-stepnya harus dipahami oleh teman-temen di sekitar situ,” katanya.

Mengenai Terminal Terboyo, kata dia, kalau tidak diminta oleh Pemkot Semarang untuk dijadikan sebagai terminal peti kemas, statusnya adalah milik pemerintah pusat. “Nah, kalau dikelola pemerintah pusat ternyata lokasinya tidak pernah diperbaiki. Sehingga kemarin diskusi rapat koordinasi memutuskan Terminal Terboyo akan dijadikan sebagai terminal peti kemas. Pembangunannya dilakukan 2018 dengan menggunakan APBD Kota Semarang,” kata Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi, Kamis (30/11) kemarin.

Dikatakannya, pihaknya juga akan memersiapkan relokasi pedagang yang selama ini berjualan di Terminal Terboyo. “Para pedagang di sana bagaimana pak? Nanti akan kami titipkan di Terminal Mangkang, Penggaron, dan sebagian masih tetap di situ. Karena Terminal peti Kemas otomatis tetap membutuhkan warung makan. Jadi, mohon dipahami kebijakan ini, daripada terminalnya begitu-begitu terus,” katanya.

Selain itu, pihak pemerintah pusat dan provinsi, kata Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi, juga sudah menjanjikan akan membangunkan terminal sekelas Terboyo di perbatasan Semarang-Demak. “Yang pasti akan lebih baik dari sekaranglah,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi meminta agar rencana pemindahan Terminal Terboyo ke Terminal Penggaron Kecamatan Pedurungan sebaiknya ditunda. “Pemindahan terminal perlu persiapan matang sehingga tidak perlu tergesa-gesa. Jangan sampai proses pemindahan terminal menimbulkan gejolak,” kata Supriyadi.

Dikatakannya, pemindahan Terminal Terboyo ke Penggaron harus dilakukan secara matang, termasuk mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung. Mulai dari penataan jalur, infrastruktur maupun fasilitas pendukung. Tidak hanya itu, pemindahan terminal juga harus memikirkan pedagang di terminal lama.

“Saya hampir setiap hari menerima keluhan dari warga Terminal Terboyo terkait rencana pemindahan Terminal Terboyo ini. Tidak hanya para awak bus jurusan dari arah timur, namun juga para pedagang,” katanya.

Warga, kata Supriyadi, menilai bahwa pemindahan ini terkesan tiba-tiba. Bahkan tidak dilakukan sosialisasi dengan benar. Apalagi, para sopir bus maupun pedagang tidak dilibatkan untuk dialog atau rembugan. “Saat ini ada kurang lebih 100 pedagang di Terminal Terboyo. Jumlah tersebut tidak sedikit. Mereka semestinya dipikirkan, mau direlokasi di mana? Tidak hanya pedagang, tetapi juga ada agen bus. Saya 20 tahun bekerja di Terminal Terboyo, jadi sangat hapal kondisinya,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jateng, Satriyo Hidayat, sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan kebijakan 1 Desember terkait pemindahan Terminal Terboyo ke Penggaron tersebut. Dikatakannya, keputusan pemindahan bus AKDP dari Terminal Penggaron ke Terminal Terboyo 1 Desember tersebut berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Semarang.

“Pemindahan terminal tidak bisa dilakukan semudah itu. Sebab perlu penghitungan secara matang. Mulai dari penghitungan beban jalan, penetapan rute, hingga solusi dampak yang diakibatkan. Sehingga, harus diuji coba pelan-pelan. Perlu dihitung lagi. Tahu-tahu Terminal Terboyo akan ditutup (oleh Pemkot Semarang), sudah itu AKDP urusan Dishub Provinsi Jateng, ya enggak bisa begitu. Ndak bisa pindah (terminal) ujug-ujug kayak pindahan rumah,” katanya. (amu/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kejari Kantongi Calon Tersangka

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta masih fokus melakukan penyidikan kasus dugaan pungli penerbitan surat keputusan (SK) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di...

UM Magelang Kerjasama dengan Unmuha Aceh

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID— Sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM), UM Magelang membuka link yang seluas-luasnya terutama dengan sesama PTM. Salah satu PTM yang menjalin kerjasama dengan...

Week of Women Persembahan PT Sun Star Motor

WONOSOBO–Menghadapi kuartal I Tahun Fiskal 2017, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI ) terus membenahi pangsa pasar kendaraan niaga ringan. Bersama...

Ajak Investasi dan Wisata ke Batang

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Minggu (8/4) kemarin Kabupaten Batang memperingati ulang tahun ke-52. Pada peringatan kali ini Pemkab menggelorakan semangat untuk mengajak semua orang berinvestasi...

Tak Berizin, 393 Botol Miras Disita

PEKALONGAN-Polres Pekalongan Kota mengamankan sebanyak 393 botol minuman keras (miras) dari salah satu pedagang yang terbukti tidak memiliki izin menjual di Kota Pekalongan. Miras...

Nekat, Ukir Wajah Gubernur di Sandal Jepit

JEPARA-Perajin sandal ukir, M Nur Fawaid nekat mengukir wajah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di sandal jepit. Karya itu pun menarik perhatian Ganjar ketika mengunjungi...