Longsor, Waspadai Perbukitan Menoreh

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

MAGELANG–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mencatat 21 titik bencana tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Magelang. Bencana akibat dampak badai siklon Cempaka yang melanda wilayah selatan DIY.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto, Kamis (30/11) kemarin, menjelaskan, wilayah terdampak longsor berada di Kecamatan Borobudur, dan Kecamatan Salaman. Angin kencang terjadi di Kecamatan Muntilan, Kecamatan Secang, dan Mungkid. Tidak ada korban jiwa. Hanya dua orang mengalami luka akibat terkena reruntuhan bangunan rumah. BPBD mengklaim telah memberikan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana.

Zaenal Arifin. (DOK RADAR KEDU)
Zaenal Arifin. (DOK RADAR KEDU)

Intensitas hujan yang tinggi, bisa menyebabkan risiko longsor, terlebih di perbukitan Menoreh.

Zaenal Arifin Bupati Magelang

Edi mengatakan, bencana yang terjadi sebagian besar tanah longsor. Lokasinya, di kawasan perbukitan Menoreh. “Kita tahu lapisan tanah di sana sangat rawan terjadi longsor, terlebih ketika hujan terus menerus turun.” Masih menurut Edi, potensi bencana akan terus meningkat, seiring intensitas hujan yang terus meninggi akibat dampak siklon tropis Cempaka. Untuk itu, warga diimbau selalu waspada.

Terpisah, Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab, TNI, dan seluruh relawan untuk menanggulangi bencana. Hari menyampaikan hal itu pada Kamis (30/11) kemarin, usai memimpin Apel Besar Siaga Bencana Alam, di lapangan Drh Soepardi di Sawitan, Kabupaten Magelang.

Sebanyak kurang lebih 1.200 petugas gabungan berikut personel kepolisian disiagakan setiap saat. “Seluruh personel, peralatan, dan cara bertindak juga dipersiapkan, meski sejauh ini belum ada kejadian, namun kami tetap mengantisipasi.”

Pihaknya juga akan membentuk pos-pos kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Pos berfungsi sebagai tempat koordinasi menangani bencana. Bupati Magelang Zaenal Arifin S.IP mengatakan, Pemkab melibatkan seluruh pihak untuk bersiaga menghadapi bencana.

Kata Zaenal, letak Kabupaten Magelang yang berada pada cekungan dikelilingi perbukitan Menoreh, memiliki risiko bencana. “Intensitas hujan yang tinggi, bisa menyebabkan risiko longsor, terlebih di perbukitan Menoreh.” Kabupaten Magelang sendiri belum akan menetapkan status siaga darurat bencana. Sebab, kejadian bencana masih skala kecil dan bisa ditanggulangi. (vie/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -