33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Jamin Tak Ada Jual Beli Jabatan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

KENDAL – Bupati Kendal Mirna Annisa memastikan jika pada seleksi penerimaan perangkat Desa 2017 tidak ada makelar jabatan atau uang suap. Sebaliknya, justru ia ingin penerimaan Perangkat Desa berjumlah 562 jabatan di 249 Desa itu bersih terbuka dan bersih.

“Komitmen sejak awal ini adalah langkah perubahan. Makanya saya ingin semua prosesnya clean dan clear. Jadi tidak ada itu saya minta uang atau jual jabatan perangkat Desa,” katanya saat jumpa press di ruang kerjanya, kemarin (30/11).

Pernyataan tersebut menyusul banyaknya isu di media sosial yang menyatakan ada oknum yang mengatasnamakan dirinya menerima dan meminta sejumlah uang kepada para calon perangkat desa. Justru ia menemukan orang yang menemukan orangnya, Mirna meminta agar dilaporkan ke pihak yang berwajib.

“Tidak ada saya menyuruh atau memerintahkan untuk menjual jabatan. Jika ada oknum yang meminta uang mengatasnamakan saya silahkan ditangkap dan bawa ke pihak yang berwajib. Atau laporkan saya, biar saya yang menyeret ke pihak yang berwajib,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Mirna bahkan siap memberikan hadiah kepada orang yang mampu menangkap oknum yang melakukan jual beli jabatan pada seleksi penerimaan perangkat desa. “Ini sebagai bentuk, bahwa tidak ada titip-titipan. Jadi penerimaan Perangkat Desa ini, bebas dari namanya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” tandasnya.

Salah satu bukti tidak adanya titipan atau jual beli jabatan, lanjut Mirna, dalam seleksi penerimaan perangkat desa ini pihak pemkab menggandeng pihak ke tiga. Yakni dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemprov Jateng dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng. “Jadi bukan kami yang menangani secara langsung,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...