33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

PAS-Final Ungkap Aset Tersembunyi 

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG–Wajib pajak (WP) dengan harta yang masih belum dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) maupun dalam program pengampunan pajak tahun lalu, masih diberi kesempatan untuk mengungkapkan secara sukarela. Namun dengan tarif yang berbeda.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Irawan mengatakan, sejak 20 November lalu mulai diberlakukan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 165/PMK.03/2017. PMK ini mengatur mengenai prosedur perpajakan bagi wajib pajak yang melaporkan aset tersembunyi sebelum aset tersebut ditemukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

“Prosedur yang selanjutnya disebut Pengungkapan Aset secara Sukarela dengan Tarif Final (PAS-Final) ini memberikan kemudahan pelayanan bagi WP baik yang sudah ikut Tax Amnesty maupun belum untuk secara sukareala melaporkan kembali harta yang belum dideklarasikan,” ujarnya, kemarin.

Namun demikian, tarif berbeda dengan kebijakan pengampunan pajak lalu. Kali ini untuk wajib pajak orang pribadi umum dikenai tarif 30 persen, kemudian badan umum 25 persen, sedangkan orang pribadi atau badan tertentu dengan penghasilan usaha kurang dari Rp 4,8 miliar dikenai tarif 12,5 persen.

Prosedur PAS-Final ini dapat dilaksanakan dengan menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa PPh Final, dilampiri dengan Surat Setoran Pajak dengan Kode Akun Pajak 411128 dan Kode Jenis Setoran 422, ke KKP tempat Wajib Pajak terdaftar.

“PAS-Final ini juga hanya dapat dimanfaatkan selama Ditjen Pajak belum menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak sehubungan dengan ditemukannya data aset yang belum diungkapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ditjen Pajak terus melakukan proses data-matching antara data yang dilaporkan Wajib Pajak dalam SPT dan SPH dibandingkan dengan data pihak ketiga yang diterima Ditjen Pajak. Ia mengaku, pihaknya juga menghimpun ratusan jenis data dari 67 instansi baik pemerintah maupun swasta yang sesuai Undang-Undang wajib memberikan data secara teratur kepada Ditjen Pajak.

“Oleh karena itu kami mengimbau semua wajib pajak yang belum dan terlebih khusus yang sudah ikut Amnestu Pajak dan masih memiliki aset tersembunyi untuk segera memanfaatkan prosedur PAS-Final,” ujarnya. (dna/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkot Magelang Gandeng Kejari

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Magelang menandatangi nota kesepahaman bidang hukum. Dengan kerja sama tersebut, Kejari diminta memberikan saran...

Penderita Thalasemia Berpuisi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassaemia Indonesia (POPTI) cabang Magelang menggelar perayaan HUT ke-8 tahun bertajuk Sharing Is Caring, di atrium Artos Mal. Dalam acara ini, puluhan penderita...

Aparat Wanita Tangguh Berprestasi

ADALAH Bripda Viandika Intari Setya Eka Putrianti, Polisi Wanita (Polwan) ini patut diapresiasi. Perempuan kelahiran Jayapura 13 Januari 1993 yang bertugas di Satuan Lalulintas...

Awal Pembelajaran Menyenangkan, Ciptakan Kelas Humanis

“ANAK-anak, siapa yang tadi malam melihat berita di televisi?” tanya Bu Tatik  suatu pagi di kelas VIIIA. Sepertiga lebih dari siswa di kelas itu...

Padukan Kebaya dengan Celana Kulot Batik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Melestarikan busana warisan budaya nenek moyang, yakni kebaya, Margaria Batik Semarang mengeluarkan tiga jenis kebaya guna menyambut Hari Kartini, 21 April mendatang....

Ingin Magelang Bebas Kawasan Kumuh

MAGELANG – Peringatan Hari Jadi ke-1.111 Kota Magelang menjadi pecut bagi Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan Wakil Wali Kota Windarti Agustina dalam membangun...