33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Dorong Produsen Kopi Gunakan Kemasan SNI

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Daya saing produsen kopi tingkat industry rumah tangga di Jateng masih rendah. Salah satunya karena belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kepala Bidang Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, Mukti Sarjono menjelaskan, label SNI dinilai mampu meningkatkan daya saing di pasar nasional. Sebab, jika belum lulus SNI, konsumen masih merasa belum yakin dengan produk yang ditawarkan.

“Terutama kemasannya. Kemasan SNI bisa menjamin kualitas kopi tidak berubah. Apalagi, SNI dikemasan kopi sebenarnya sudah diwajibkan sejak Oktober 2014 silam,” terangnya, Rabu (29/11).

Pihaknya pun berkomitmen untuk mendorong produsen kopi rumahan mematuhi aturan tersebut. Meski begitu, Disperindag Jateng tidak bisa menindak produsen yang belum memenuhi standar nasional. “Kami hanya mengimbau dan mendorong saja. Tidak menindak. Yang jelas, kami memberi pengertian jika sudah SNI, daya tawarnya akan makin tinggi,” tegasnya.

Sarjono menuturkan, pihaknya juga melakukan pendampingan mengenai penerapan Permenperin Nomor 87/M-Ind/per/107 Tahun 2014. “Bahwa kopi instan harus menggunakan kemasan SNI,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang kopi racik, Sri Hendro mengaku sadar mengenai pentingnya kemasan ber-SNI. Hanya saja, dia tidak tahu bagaimana cara mendaftar SNI. Selain itu, dia juga masih takut jika mendaftar SNI bakal menghabiskan banyak biaya.

Karena itu, dia meminta adanya pendampingan dari Disperindag. “Sebenarnya ingin SNI. Tapi tolong diberi pendampingan agar mudah,” harapnya. (amh/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tewas Usai Bercinta

KAJEN - Seorang wanita bernama Jumiati, 45, warga Kelurahan Sertono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, ditemukan meninggal di kamar E.4  hotel Podomoro Siwalan Pekalongan,...

Dishub Bakal Tindak Tegas Pelanggar Parkir

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Dinas Perhubungan Kota Salatiga kebingungan dengan kembali maraknya motor yang diparkir di depan kampus UKSW. Lokasi tersebut yang merupakan halte dan...

Road Show Pamungkas, Undi Satu Unit Motor

SEMARANG-Gelaran event Kampung Hebat yang digagas Jawa Pos Radar Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dan didukung beberapa sponsor seperti Semen Indonesia, Global Elektronik, Go-Jek,...

Gelar Aksi Diam, Nginap di Depan Pintu Rektorat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Tidak puas lantaran belum ditemui Rektor Prof Dr Fathur Rokhman MHum, puluhan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) memilih bertahan. Mereka enggan beranjak dari...

Tak Layak Jalan, Bus PO Taruna Ditilang

UNGARAN–Satu unit bus PO Taruna ditilang oleh petugas gabungan yang melakukan razia uji kelayakan jalan angkutan umum khususnya bus di Terminal Bawen, Rabu (14/6)...

Pejabat Pemkab Wajib Penuhi LHKPN

KAJEN-Seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Pekalongan diwajibkan melaporkan harta kekayaan yang dimilikinya untuk memenuhi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) ke KPK. Kewajiban tersebut...