31 C
Semarang
Selasa, 11 Mei 2021

PAS-Final Ungkap Aset Tersembunyi 

SEMARANG–Wajib pajak (WP) dengan harta yang masih belum dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) maupun dalam program pengampunan pajak tahun lalu, masih diberi kesempatan untuk mengungkapkan secara sukarela. Namun dengan tarif yang berbeda.

Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Irawan mengatakan, sejak 20 November lalu mulai diberlakukan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 165/PMK.03/2017. PMK ini mengatur mengenai prosedur perpajakan bagi wajib pajak yang melaporkan aset tersembunyi sebelum aset tersebut ditemukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

“Prosedur yang selanjutnya disebut Pengungkapan Aset secara Sukarela dengan Tarif Final (PAS-Final) ini memberikan kemudahan pelayanan bagi WP baik yang sudah ikut Tax Amnesty maupun belum untuk secara sukareala melaporkan kembali harta yang belum dideklarasikan,” ujarnya, kemarin.

Namun demikian, tarif berbeda dengan kebijakan pengampunan pajak lalu. Kali ini untuk wajib pajak orang pribadi umum dikenai tarif 30 persen, kemudian badan umum 25 persen, sedangkan orang pribadi atau badan tertentu dengan penghasilan usaha kurang dari Rp 4,8 miliar dikenai tarif 12,5 persen.

Prosedur PAS-Final ini dapat dilaksanakan dengan menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa PPh Final, dilampiri dengan Surat Setoran Pajak dengan Kode Akun Pajak 411128 dan Kode Jenis Setoran 422, ke KKP tempat Wajib Pajak terdaftar.

“PAS-Final ini juga hanya dapat dimanfaatkan selama Ditjen Pajak belum menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak sehubungan dengan ditemukannya data aset yang belum diungkapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ditjen Pajak terus melakukan proses data-matching antara data yang dilaporkan Wajib Pajak dalam SPT dan SPH dibandingkan dengan data pihak ketiga yang diterima Ditjen Pajak. Ia mengaku, pihaknya juga menghimpun ratusan jenis data dari 67 instansi baik pemerintah maupun swasta yang sesuai Undang-Undang wajib memberikan data secara teratur kepada Ditjen Pajak.

“Oleh karena itu kami mengimbau semua wajib pajak yang belum dan terlebih khusus yang sudah ikut Amnestu Pajak dan masih memiliki aset tersembunyi untuk segera memanfaatkan prosedur PAS-Final,” ujarnya. (dna/ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here