33 C
Semarang
Jumat, 25 September 2020

Romo Budi Gelar Aksi Jalan Kaki Ungaran-Semarang

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN–Hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang mewarnai aksi jalan kaki yang dilakukan Romo Aloysius Budi Purnomo Pr, dari Paroki Kristus Raja, Ungaran, menuju Kota Semarang, Selasa (28/11) kemarin. Aksi jalan kaki tersebut diikuti puluhan umat Katholik dalam rangka mengembangkan spiritualitas Mgr Soegijapranata yang menjadi pelindung universitas dan pahlawan nasional.

Aksi jalan kaki tersebut didahului dengan drum band yang digelar di kompleks Gereja Kristus Raja, Ungaran. Pada kesempatan itu, ia mengungkapkan permintaan maafnya apabila dalam memberikan pelayanan kepada umat Katholik Gereja Kristus Raja, Ungaran ada kesalahan. “Pada kesempatan ini saya meminta maaf apabila dalam pelayanan ada kesalahan,” ujarnya.

Usai memberikan beberapa pernyataan perpisahan dan doa bersama tepat pada pukul 15.10, ia bergegas berjalan kaki diikuti puluhan umat Katholik menuju Kota Semarang. Karena hujan mengguyur, aksi jalan kaki mengenakan caping dari anyaman bambu. Selain itu mengenakan baju warna putih dan celana panjang hitam serta membawa tongkat.

Adapun tujuan di Kota Semarang yaitu ke Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata. Beberapa dari umat yang mengikuti aksi tersebut juga memakai caping dan jas hujan. Selain umat, terlihat beberapa pendeta dan seniman juga ikut mengantar aksi Romo Budi tersebut.

Pada aksi tersebut juga terlihat seorang ibu berjalan kaki di baris paling belakang dengan membawa wiruk atau tempat menyalakan dupa. Romo Budi mengaku, di Unika ia menjadi Pastur Kepala Campus Ministry (Reksa Pastural Kampus). “Tugas utama saya, memberikan reksa pelayanan bagi Unika Soegipranata bersama seluruh civitas akademika, mahasiswa, karyawan dan bersama rektor,” katanya.

Misi utamanya adalah mengembangkan spiritualitas Mgr Soegijapranata. Salah satu spiritnya yang terkenal adalah menjadi 100 persen Katholik, 100 persen Indonesia. Namun, dikarenakan di kampus Unika tersebut tidak semuanya beragama Katholik, maka tagline itu akan ia kembangkan menjadi 100 persen religius, 100 persen nasionalis. “Apalagi mahasiswa di sana ada dari Timor Timur, tapi semangat kebangsaan dikembangkan,” tuturnya.

Antusiasme umat dalam mengikuti aksi tersebut sangat tinggi. Terlihat meski hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Semarang mereka tetap kidmat mengikuti Romo Budi melakukan aksi jalan kaki. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ganjar Yasin Menang, Tapi Golput Capai 43 Persen

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Pasangan Ganjar-Yasin berhasil memenangi pertarungan Pilgub hampir di semua kecamatan di Kabupaten Demak. Dari 14 kecamatan, Ganjar-Yasin kuasai 13 kecamatan. Sedangkan, paslon Sudirman...

Gelar Tablig Akbar, Amankan Pemilukada

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Personel Polrestabes Semarang diminta selalu mengawal dan mengamankan pada setiap tahapan Pemilukada 2018. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan situasi keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)...

Cukup 2-3 Jam, Mobil Penyok Kembali Pulih

Di tengah maraknya bengkel modern, keberadaan bengkel Ketok Magic masih dibutuhkan banyak orang. Bahkan, bengkel yang cikal bakalnya berasal dari Blitar ini masih tetap...

21 Titik Kemiskinan Digelar Pasar Murah

TEMANGGUNG—Sebanyak 21 titik kemiskinan di Temanggung menjadi sasaran Pemkab dan Tim Penggerak PKK untuk target lokasi pasar murah. Tujuannya, untuk stabilisasi harga dan membantu...

Macam-Macam Salat Sunnah yang Dilaksanakan Berjamaah

Pertanyaan : Assalamu'alaikum Pak Ustadz, mau tanya. Selain salat tarawih, halat sunah apa yang boleh dilaksanakan dengan berjamaah? Salat sunah apa yang bacaan Al-Fatihah dan...

Kembangkan Ponpes Di Perumahan

DEMAK - Mayoritas pondok pesantren yang tersebar diseluruh Nusantara tumbuh dan berkembang dilingkungan pedesaan. Berbeda halnya dengan Pondok pesantren Tahfidz Bukit Alquran yang berada...