33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

PSIS: Selamat Datang Liga 1

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG- Drama demi drama harus dilakoni tim PSIS Semarang sebelum akhirnya tim berjuluk Mahesa Jenar ini berhasil meraih tiket terakhir promosi ke kompetisi kasta tertinggi, Liga 1 musim depan.

Di laga penentuan kemarin, 10 gol harus tercipta sebelum tim kebanggaan Kota Semarang ini akhirnya berhasil menang 6-4 atas Martapura FC. Kembalinya PSIS ke kompetisi kasta tertinggi merupakan sejarah bagi tim berlambang Tugu Muda ini setelah sembilan musim berkutat di kompetisi kasta kedua.

Puncak drama Haudi Abdillah dkk terjadi di perebutan tempat ketiga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sore kemarin (28/11/2017). Menghadapi Martapura FC harus melakoni laga ketat 2x 90 menit plus babak tambahan waktu 2×15 menit.

Babak pertama, PSIS sepertinya bakal menang mudah atas Martapura. Maklum saja, di menit ke-6, bomber Hari Nur Yulianto sudah berhasil membawa Mahesa Jenar unggul 1-0 melalui sontekan kaki kanannya setelah memanfaatkan cutback Rifal Lastori.

Namun ternyata keunggulan Mahesa Jenar hanya bertahan tiga menit. Winger cepat Martapura, Rifan Nahumalury, mampu menyamakan kedudukan 1-1 melalui tendangan bebasnya yang gagal dibendung oleh kiper Aji Bayu Putra.

Tak diduga, Martapura justru berhasil menambah gol. Di menit ke-35, Irfan Nahumalury yang lolos dari jebakan offside sukses membawa Martapura unggul 2-1 setelah tendangan kerasnya lagi-lagi gagal dibendung Aji Bayu Putra.

Mahesa Jenar tampaknya tak mau menyerah. Lone striker Aldaier Makatindu akhirnya menjadi penyelamat PSIS di babak pertama setelah tendangan kerasnya di menit ke-43 gagal dibendung kiper Martapura, Ali Budi Raharjo, sekaligus mengakhiri babak pertama dengan skor imbang 2-2.

Babak kedua drama belum berhenti. Baru dua menit berjalan, Martapura kembali mampu unggul 3-2 melalui gol sundulan kepala Reza Saputra. Namun lagi-lagi PSIS menunjukkan kelasnya setelah di menit ke-59, Hari Nur Yulianto berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 berkat sundulan kepalannya.

Ketegangan di Stadion kembali terjadi kala Martapura FC yang tak mau menyerah kembali mampu unggul 4-3 di menit ke-81. Kali ini, melalui kaki pemain pengganti, Aidil Bogel, yang masuk menggantikan Sandi Pratama.

Mahesa Jenar kembali menunjukkan mental juaranya ketika Hari Nur sukses mencetak hattrick melalui golnya di menit ke-85 yang sekaligus memaksa wasit Aprisman Aranda memainkan 2×15 menit babak tambahan waktu.

Head coach PSIS, Subangkit, tercatat telah melaukan tiga pergantian di waktu normal 2×45 menit. M Yunus ditarik keluar digantikan oleh Ruud Gullit. Kemudian Melcior Leideker perannya digantikan oleh Andrid Wibawa, dan Ahmad Agung yang ditarik keluar digantikan oleh Erik Dwi Ermawansyah.

Di 15 menit pertama babak tambahan waktu, fisik kedua tim kembali diuji. Mahesa Jenar yang masih berusaha tampil konsisten dengan skema penyerangan mereka terus memberikan shock teraphy bagi pertahanan Martapura.

Hasilnya, di menit ke-99, Andrid Wibawa mampu membuat publik GBLA bergemuruh setelah berhasil mencetak gol melalui sundulan kepala dan membawa Mahesa Jenar melenggang 5-4.

Pemain bernomor punggung 12 itu terbukti menjadi pemain super sub Mahesa Jenar setelah kembali mencetak gol di menit ke-110 yang sekaligus membawa PSIS unggul dramatis atas Martapura dengan skor 6-4.

Selain berhasil meraih satu tiket ke Liga 1 dan menyabet juara ketiga, tim Mahesa Jenar juga berhasil menyandang gelar tim fairplay di kompetisi kasta kedua tersebut. Gelar tersebut tentu melengkapi prestasi PSIS musim ini.

“Pertandingan berjalan ketat dan cukup menegangkan. Dan memang harus diakui pertahanan kami sedikit longgar tadi (kemarin, Red), tapi bukan berarti pemain belakang kami lemah. Back four kami tidak siap mengantisipasi,” kata Subangkit.

Sementara bintang lapangan PSIS kemarin, Hari Nur Yulianto, manambahkan, timnya benar-benar harus berjuang ekstra keras terutama di putaran final kemarin, sebelum akhirnya sukses meraih satu tiket promosi.

“Dan tentu kami cukup bangga saat ini Jawa Tengah punya wakil di Liga 1 setelah beberapa musim tidak punya wakil. Tiga gol tadi (kemarin, Red) saya persembahkan untuk warga Semarang,” ujar pemain bernomor punggung 22 ini. (bas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...