33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Kelola Aset Daerah, Pemkab Gandeng PPA

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN-Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, menggandeng lembaga profesional di bidang pengelolaan aset daerah, yakni PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) (Persero). Dengan harapan bisa melakukan pemanfaatan aset daerah secara optimal sekaligus terhindar dari salah pengelolaan yang berdampak pada permasalahan hukum dan kerugian di kemudian hari.

Lengkap dengan jajarannya, Bupati Pekalongan melakukan kunjungan dan konsultasi serta penjajagan kerjasama dalam hal pengelolaan Aset Pemkab Pekalongan dengan PT PPA Persero, di Gedung Kantor Pusat PT PPA (Persero) Jakarta, Selasa (28/11) kemarin. Bupati hadir bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pekalongan, Wiryo Santoso; Kepala Bappeda Litbang, Bambang Irianto; Kepala Dinas Kepemudaan Dan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Bambang Irianto; serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Anis Rosidi.

Bupati Asip diterima langsung oleh Dirut PPA, Henry Sihotang; Direktur Finance and Support, Anjar Setiadi; dan Direktur Investasi Andi Saddawero. Bupati mengungkapkan bahwa dalam mengelola aset daerah, banyak hal yang harus diperhatikan, mulai dari aspek hukum hingga ekonomi. Sebab, jika salah kelola akan berdampak buruk, bukan hanya rugi secara ekonomi, namun bisa berdampak hukum.

Menurutnya, agar aset daerah bisa bermanfaat bagi masyarakat luas untuk pembangunan Kabupaten Pekalongan, perlu pihak lain yang profesional, yang memang ahli di bidang pengelolaan aset. Sehingga aset tersebut bisa bermanfaat lebih baik.

“Banyak Aspek penting yang harus diperhatikan, dalam rangka pengelolaan aset daerah seperti aspek hukum, komersial, sosial budaya dan lain-lain. Semuanya harus terintegrasi sehingga pengelolaan aset daerah dapat lebih berdaya guna, dan berhasil guna untuk Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam koridor regulasi dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Bupati Asip Kholbihi.

Bupati Asip juga menuturkan aset daerah, merupakan salah satu komponen penting bagi Pemkab Pekalongan. Pendataan dan penertiban aset daerah harus benar dan valid, karena hal itu sangat penting sebagai bukti kepemilikan daerah. “Terpenting adalah pemanfaatan aset-aset daerah agar lebih berdaya guna, untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tutur Bupati Asip. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati Ngajar, Siswa Dapat Duit

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Bawang Kecamatan Blado Kabupaten Batang, Bupati Wihaji menyempatkan diri untuk mengajar di salah satu Sekolah Dasar...

Jamaah yang Sakit Langsung Pulang

MAGELANG - Sebanyak 154 jamaah haji Kota Magelang dari kloter 58 yang diberangkatkan ke Arab Saudi pada 15 Agustus lalu, akhirnya tiba di tanah...

Bulog Demak Terbanyak Serap Beras Petani Stok Beras Capai 17.951 Ton

DEMAK-Bulog Demak menunjukkan prestasinya yang cukup gemilang. Ini setelah pada musim tanam (MT) I, berhasil melakukan penyerapan beras di wilayahnya paling banyak se-Indonesia. Gudang Bulog...

Guru Pembina Tunas Muda

GURU, apa jadinya kita tanpa mereka? Sungguh menakjubkan bagi seorang anak bisa membaca menulis dan berhitung istilah ngetrennya calistung. Saya teringat waktu masih kelas...

Dorong Guru NU Menulis Artikel Populer

SEMARANG-Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Tengah mendorong anggotanya untuk menulis artikel populer di media massa. Cara yang dilakukan Pergunu adalah dengan menggandeng Jawa...

Jateng Kembangkan Wisata di Pantura

SEMARANG - Demi mendongkrak angka kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman), Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng berupaya menggeliatkan potensi wisata...