33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Bangun Karakter Lewat Ilmu Agama

Desa Semowo, Kecamatan Pabelan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

PABELAN – Desa Semowo sangat menyadari pentingnya karakter bagi generasi muda. Untuk itu, pendidikan karakter dilakukan di Desa ini sejak dini. Salah satu cara yang dilakukan adalah melalui pendidikan agama.

”Melalui pondok pesantren anak-anak dididik untuk lebih tertata akhlaknya. Kita mulai dari pendidikan agama di pondok,” jelas Muhammad Okto Rahmanto kepada Jawa Pos Radar Semarang sembari menambahkan bahwa pondasi keagamaan yang cukup, dirasa sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang berkualias.

Untuk memotivasi anak-anak agar lebih bersemangat dalam belajar ilmu agama, terlebih ilmu Alquran, setiap tahun di Desa ini selalu diadakan khotmil Quran. Sejumlah anak-anak yang berhasil menghafal Alquran dibuatkan acara semacam wisuda santri untuk mengapresiasi keberhasilannya.

Khotmil Quran dilaksanakan bersamaan dengan peringatan maulid nabi muhammad yang dilaksanakan dalam sejumlah rangkaian acara, seperti pawai taaruf, pembacaan maulid, ziarah makam, dan sema’an Alquran serta pengajian.

”Dalam pawai taaruf, sejumlah kesenian yang ada di desa ini ditampilkan dan diarak dari masjid besar desa Semowo, keliling desa dan kembali lagi ke masjid. Pawai ini diikuti oleh semua warga desa Semowo,” jelasnya.

Tidak hanya memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus semangat belajar bidang agama, pemerintah desa juga berikan perhatian kepada para tenaga pengajar. Para guru mengaji di desa ini terus diberikan perhatian oleh pemerintah desa dalam hal kesejahteraannya. ”Sehingga dapat menjalankan tugas mendidik santri di desa ini dengan baik. Guru ngaji kami perhatikan dengan kami masukkan ke anggaran APBDes,” kata dia.

Diharapkan melalui pendidikan agama, yang didukung dengan motivasi kepada anak-anak, serta perhatian yang terus diberikan kepada guru mengaji, Desa ini mampu menciptakan sistem pendidikan agama yang baik. Pendidikan yang mampu menciptakan generasi muda yang berkarakter.

Wildan salah satu warga Desa Semowo menilai acara yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan maulid nabi ini sangatlah bagus, terlebih pawai taaruf. Sebab, melalui kegiatan seperti ini semua warga bisa bertemu dan mengetahui potensi masing-masing dusun yang ada di desa Semowo. ”Memperertat persaudaan antar dusun. Ini momen untuk berkumpul. Selain ini tidak ada. Kalau di semowo hanya itu saja,” kata dia.  (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...