LESTARIKAN BUDAYA: Warga Desa Semowo saat mengikuti kegiatan pawai ta'aruf. Pawai yang dilakukan setahun sekali setiap peringatan maulid Nabi. (IST)

PABELAN – Desa Semowo sangat menyadari pentingnya karakter bagi generasi muda. Untuk itu, pendidikan karakter dilakukan di Desa ini sejak dini. Salah satu cara yang dilakukan adalah melalui pendidikan agama.

”Melalui pondok pesantren anak-anak dididik untuk lebih tertata akhlaknya. Kita mulai dari pendidikan agama di pondok,” jelas Muhammad Okto Rahmanto kepada Jawa Pos Radar Semarang sembari menambahkan bahwa pondasi keagamaan yang cukup, dirasa sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang berkualias.

Untuk memotivasi anak-anak agar lebih bersemangat dalam belajar ilmu agama, terlebih ilmu Alquran, setiap tahun di Desa ini selalu diadakan khotmil Quran. Sejumlah anak-anak yang berhasil menghafal Alquran dibuatkan acara semacam wisuda santri untuk mengapresiasi keberhasilannya.

Khotmil Quran dilaksanakan bersamaan dengan peringatan maulid nabi muhammad yang dilaksanakan dalam sejumlah rangkaian acara, seperti pawai taaruf, pembacaan maulid, ziarah makam, dan sema’an Alquran serta pengajian.

”Dalam pawai taaruf, sejumlah kesenian yang ada di desa ini ditampilkan dan diarak dari masjid besar desa Semowo, keliling desa dan kembali lagi ke masjid. Pawai ini diikuti oleh semua warga desa Semowo,” jelasnya.

Tidak hanya memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus semangat belajar bidang agama, pemerintah desa juga berikan perhatian kepada para tenaga pengajar. Para guru mengaji di desa ini terus diberikan perhatian oleh pemerintah desa dalam hal kesejahteraannya. ”Sehingga dapat menjalankan tugas mendidik santri di desa ini dengan baik. Guru ngaji kami perhatikan dengan kami masukkan ke anggaran APBDes,” kata dia.

Diharapkan melalui pendidikan agama, yang didukung dengan motivasi kepada anak-anak, serta perhatian yang terus diberikan kepada guru mengaji, Desa ini mampu menciptakan sistem pendidikan agama yang baik. Pendidikan yang mampu menciptakan generasi muda yang berkarakter.

Wildan salah satu warga Desa Semowo menilai acara yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan maulid nabi ini sangatlah bagus, terlebih pawai taaruf. Sebab, melalui kegiatan seperti ini semua warga bisa bertemu dan mengetahui potensi masing-masing dusun yang ada di desa Semowo. ”Memperertat persaudaan antar dusun. Ini momen untuk berkumpul. Selain ini tidak ada. Kalau di semowo hanya itu saja,” kata dia.  (cr4/bas)