33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Produksi Alat Musik Rebana

Desa Nyemoh, Kecamatan Bringin

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BRINGIN – Di Desa Nyemoh Kecamatan Bringin terdapat perajin alat musik rebana yang masih eksis di tengah gempuran alat musik modern. Dia adalah Adib Mustofa yang masih konsisten memproduksi alat musik rebana hingga saat ini.

Adib membuat alat musik rebana sesuai dengan pesanan yang datang. Sejauh ini, rata-rata pesanan datang dari sekitar kabupaten Semarang. Akan tetapi, produk buatan Adib ini juga sempat dikirim ke luar pulau Jawa, yakni ke pulau Sumatra.

Kades: Nur Kholis. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kades: Nur Kholis. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

”Selain ke Sumatra, pernah juga sekali dikirim ke Taiwan. Membuat alat musik rebana satu set pesanan dari orang Indonesia yang ada di sana,” cerita pria yang juga sebagai pengajar TPQ di desa Nyemoh ini.

Rebana buatan Adib menggunakan bahan dasar berupa kayu nangka. Selama ini, ia mendapatkan bahan tersebut dari wilayah sekitar. Namun belakangan, ia mulai kesulitan untuk mendapatkannya. Alhasil, ia harus mencari bahan baku untuk membuat alat musik rebana dari daerah lain. ”Saya ambil dari Tuntang. Dulu di sini banyak. Sekarang sudah agak susah untuk memperoleh kayu nangka,” kata Adib.

Selain membuat rebana seperti rebana pada umumnya, yakni dengan menggunakan lulang, Adib juga membuat rebana mika. Ia mengembangkan rebana yang suaranya bisa disetel sesuai dengan keinginan pemakai.

”Ini inovasi saya sendiri. Keunggulannya bisa disetel itu. Kemudian tidak terpengaruh cuaca di musim hujan atau kemarau. Memang harganya agak mahal karena memang pembuatannya lebih sulit,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

SMK Citra Medika Ingin Mendunia

MAGELANG – SMK Citra Medika Magelang Kota Magelang bekerjasama dengan PT JIPA (Japan Indonesia Program Akademik) dalam menyalurkan lulusannya untuk melanjutkan pendidikan keperawatan, sekaligus...

Puasa, Puluhan Polisi Gelar Aksi Bersih Masjid

UNGARAN–Memaknai bulan Ramadan penuh berkah, puluhan anggota dari Polres Semarang menggelar aksi bersih-bersih masjid, Jumat (9/6) kemarin, pukul 08.00. Kali ini, masjid yang dibersihkan...

Pelajaran PKn Kurang

MUNGKID - Siswa siswi dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang mengikuti kegiatan Program Kemitraan Wawasan Kebangsaan Sosialisasi 4 Konsensus Dasar...

Temukan Campuran Pasir Laut dan Semen Purba

Misteri situs purbakala Watu Gong, di Desa Tumenggungan, Kecamatan Selomerto menarik perhatian sekelompok peneliti independen. Tim dari Institut Teknolgi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya datang...

Disembelih, Ayam Tak Mati

PEKALONGAN - Peristiwa unik terjadi pada seekor ayam milik warga Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, baru-baru ini. Ayam milik Budi Santoso, 34 masih...

Ingin Sistem Lelang Diubah Jadi Swakelola

MUNGKID - Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dialokasikan ke desa-desa akan diubah sistem penyalurannya. Jika...