33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Investasi Tak Setinggi Daya Saing

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Kepala ‎Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Ban‎k Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra‎, mengungkapkan, daya saing Jawa Tengah tergolong cukup baik. Namun demikian tidak berbanding lurus dengan investasi yang masuk ke provinsi tersebut.

“Tahun lalu daya saing kita nomor satu, diikuti oleh Jawa Barat, kemudian Jawa Timur, tapi investasi yang masuk malah lebih kecil dibanding dua provinsi tersebut,” ujarnya disela ‘Seminar Temu Responden’ yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, baru-baru ini.

Terkait kondisi tersebut, ia menilai perlu ada pembenahan. Oleh karena itu, pemerintah membuat sistem aplikasi terkait perizinan. Sistem ini akan mempermudah para investor manakala akan berinvestasi di Jawa Tengah.

“Daya saing Jawa Tengah dilihat dari perkembangan infrastruktur, tenaga kerja maupun pendidikan sudah cukup baik, tinggal bagaimana mempermudah dan mempercepat proses perizinan untuk mendorong penanam modal dalam negeri maupun asing untuk masuk ke Jateng,” ujarnya.

Selain percepatan perizinan, perkembangan infrastruktur dinilainya juga akan mendorong para investor untuk menanamkan modal mereka di provinsi ini. “Infrastruktur yang baik tentu akan berdampak positif pada distribusi. Saat ini infrastruktur juga terus dikembangkan, sehingga ke depan diharapkan baik daya saing maupun investasi yang masuk akan semakin baik,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, kontribusi terbesar terhadap perekonomian Jawa Tengah hadir dari pertumbuhan industri pengolahan, termasuk di dalamnya makanan dan minuman, kemudian manufaktur dan pertanian. “Makanan minuman salah satunya industri jamu dari Jawa Tengah yang juga cukup populer,” ujarnya. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...