33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Bupati Mirna Tingkatkan Bantuan Guru Madin

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KENDAL- Bupati Kendal, Mirna Annisa, akan meningkatkan bantuan transport bagi guru madrasah diniyah (madin) di Kendal. Ia berharap pada 2018 nanti, bantuan transport bagi guru madin yang selama ini terkendala bisa cair.

“Kami belum tahu berapa besar bantuan yang disepakati nanti. Tapi, saya berharap bisa lebih dari satu juta. Sehingga bisa bermanfaat bagi lebih bagi guru madin yang sudah mengabdikan diri untuk mendidik generasi sekarang ini jadi generasi yang berkarakter,” ujarnya di sela gathering dengan Forum Komunikasi Diniyah dan Takmiliyah (FKDT) Kendal di Operational Room, Kantor Bupati Kendal, kemarin (27/11).

Dikatakannya, pada 2017 ini, ia menyadari bahwa memang Pemerintah Kendal belum banyak memberikan perhatian. Tapi, ia berjanji akan semaksimal mungkin memberikan perhatian lebih bagi pendidikan. “Saya mohon maaf, karena kami sedang diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait bantuan yang telah kami berikan sebelumnya,” tuturnya.

Ia membeberkan, Pemkab Kendal tidak bisa memberikan bantuan honor kepada guru madin. Sebab, oleh BPK hal itu tidak diperkenankan karena menyalahi aturan. “Namun hal itu tidak masalah, karena kami sudah mendapatkan solusi, yakni diberikan dalam bentuk bantuan kegiatan. Sehingga harus ada laporan pertanggungjawaban di masing-masing madin,” jelasnya.

Menurutnya, madin merupakan pendidikan non formal yang dirancang oleh Nahdlatul Ulama (NU) dengan sangat luar biasa. Madin menjadi tonggak awal pendidikan karakter bangsa ini.  Apalagi dengan prestasi madin Kendal yang telah meraih dua juara I tingkat nasional pada kejuaraan Pekan Olahraga dan Seni Diniyah Takmiliyah (Porsadin) yang digelar di Pasuruan, Jawa Timur, bulan lalu. “Ini menunjukkan Kendal mulai bangkit ke arah yang lebih baik,” katanya.

Dua peraih juara I itu, yakni Muhammad Muwaffaq Azman Ali dari MDA NU 12 Roudhotul Huda, Donosari, Patebon. Ia berhasil meraih juara I Musabaqoh Qiroatul Kutub (MQK) Safinatun Naja. Peraih juara I lainnya, yakni Muhammad Septian Ilan Illahi dari MDA NU 03 Al-Maarif Kembangan, Krajan Kulon, Kaliwungu. Ia menjuarai lomba Baca Pusi Islami.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ombudsman Segera Turun ke SMAN 1 Semarang

“Jadi, pihak sekolah kalau memang lemah, jangan segan-segan untuk merevisi.” Sri Puryono - Sekda Jateng RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Orang tua Muhammad Afif Ashor (AF) dan Anindya...

Tak Terbuka, Izin Ponpes Selamat Terancam Dicabut

KENDAL- Kasus pertikaian dua santri yang mengakibatkan salah satu tewas di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Selamat menuai banyak kecaman. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)...

Warga Permasalahkan Pengerukan Lahan Bengkok

DEMAK - Ratusan warga Desa Kalisari, Kecamatan Sayung kemarin (5/9) mendatangi Pemkab Demak. Dengan menaiki kendaraan bak terbuka, mereka berunjukrasa memprotes pemerintah desa setempat...

Transaksi Elektronik Tol, Diberlakukan Bertahap

UNGARAN–Transaksi elektronik penuh akan dilakukan secara bertahap di tol Semarang–Solo. Sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 16/ PRT/M/ 2017 sistem elektronisasi pembayaran tol ini bakal...

Imunisasi Difteri di Pelosok Desa

MUNGKID—Kasus difteri yang terjadi di berbagai daerah, membuat Pemkab Magelang melakukan langkah antisipatif. Salah satunya, dengan memberikan imunisasi di daerah pedesaan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten...

Kembangkan Bisnis Aksesori

RAGAM aksesoris sebagai pemanis tampilan makin berkembang. Sentuhan kreativitas menjadikannya makin diminati. Hal ini ditangkap oleh Trianti Indah Hastuti sebagai salah satu peluang bisnis. ”Kami...