Toko Modern Beri Ruang Produk UMKM

  • Bagikan
CEK PRODUK : Wali Kota Pekalongan bersama perwakilan Indomarco saat melihat produk UMKM Kota Pekalongan. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
CEK PRODUK : Wali Kota Pekalongan bersama perwakilan Indomarco saat melihat produk UMKM Kota Pekalongan. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN – Langkah cerdas diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, dengan menggandeng ritel modern yang memiliki banyak gerai, dalam memasarkan produk hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hasil Kota Pekalongan. Ritel modern tersebut yakni PT Indomarco Prismatama (Indomaret). Hal itu terungkap pada acara temu kemitraan Indomaret dengan UMKM di ruang Amarta Setda, Senin (27/11).

Temu Kemitraan Indomaret dengan UMKM dihadiri Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan Zaenul Hakim, CSR Manajer Indomaret Pusat Bambang Trijanto, Deputi Brand Manajer Indomaret Cabang Semarang, Jawa Tengah, Untung Waluyo.

“Ini merupakan salah satu upaya nyata bahwa usaha-usaha besar bisa bersanding dengan usaha kecil dan menengah. Sesungguhnya keduanya bisa berkolaborasi dan saling menguatkan,” terang Saelany Machfudz.

Ditambahkan Saelany, bahwa saat ini baik pasar modern maupun tradisional, baik usaha besar maupun kecil dan menengah sama-sama menghadapi kompetisi yang semakin ketat dan padat. Munculnya bisnis-bisnis online, baik berbasis aplikasi maupun media sosial mampu mengubah strategi pemasaran masing-masing jenis usaha.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tentunya tidak dapat dibendung, hanya saja dapat bersikap arif dalam menyikapi keadaan, dengan ikut terjun pada perdagangan online.

“Perlu dipertegas baik usaha kecil menengah ataupun usaha besar, baik pasar tradisional maupun modern sama-sama membutuhkan dan menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit,” tambahnya.

Deputi Brand Manajer Indomarco Jawa Tengah Untung Waluyo menambahkan, bahwa kemitraan dengan UMKM itu diharapkan dapat berkembang secara bersama-sama dalam menghadapi persaingan global. Produk-produk dari UMKM tersebut akan disesuaikan dengan survei pasar.

“Beberapa produk dari UMKM yang masuk ke Indomaret akan diseleksi sesuai dengan persyaratan. Bagi yang belum sesuai persyaratan akan kami lakukan pembinaan,” tuturnya.

Ia menambahkan kemitraan Indomaret dengan UMKM di Kota Pekalongan tersebut merupakan yang  ke-24 dari 27 kabupaten/kota se-Indonesia. Untuk tahun depan pihaknya menargetkan 54 kemitraan kepada kabupaten/kota se-indonesia.

Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan 9 gerobak bagi pengusaha mikro kecil menengah dan 1 gerobak untuk dorprize bagi peserta yang hadir pada acara tersebut. (han/zal)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *