33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Pembangunan Sektor Energi Lampu Kuning

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SOLO-Pembangunan sektor energi dalam status lampu kuning. Penyebabnya,  sulit keluar dari pola pikir myopic (lamur atau tidak jelas), jangka pendek, dan terlalu pragmatis.

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, mengungkapkan hal itu dalam seminar nasional “Tantangan Pengembangan Renewable Energy di Indonesia untuk Ketahanan Energi Nasional” di Universitas Negeri Sebelas Maret  (UNS) Solo, Sabtu (25/11).

“Sikap ini mengakibatkan fokus perhatian pada energi baru dan terbarukan juga kurang kuat,” kata Sudirman.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, tren dunia semakin agresif membangun energi baru terbarukan. Sementara Indonesia semakin meminggirkan pembangunan energi bersih ini.

“Regulasinya sudah cukup baik, minat investor cukup bagus, tetapi kebijakan yang konsisten dan disentif dari pemerintah membuat pengembangan energi baru terbarukan mendek,” papar bakal calon Gubernur Jateng ini.

Sudirman mengemukakan, membangun kekuatan energi memerlukan cara pandang visioner dan strategis. Lawan berpikir visioner dan strategis adalah berpikir jangka pendek dan pragmatis.

Ia mengingatkan, energi, pangan, dan air adalah kebutuhan dasar yang sangat menentukan kekuatan dan daya saing suatu bangsa. Banyak konflik di dunia yang dilatarbelakangi oleh perebutan sumber daya, termasuk sumber daya energi. Karenanya, imbuh dia, pembangunan sektor energi harus berpikir untuk jangka panjang. Bukan untuk kepentingan sesaat. (har/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tipu Ratusan Nasabah, Berkedok Deposito

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Jajaran polres Salatiga berhasil membekuk karyawan sebuah koperasi yang melakukan penggelapan uang milik sekitar 100 nasabah yang jumlahnya cukup besar. Pelaku...

Forbes Bagi Takjil

SEMARANG – Forbes KTV – Lounge & Bar berbagi takjil di traffic light depan Pasar Gayamsari, Semarang, sore kemarin. Ratusan pax menu takjil ludes...

Program Stop BABS Temui Kendala

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Upaya Pemkab Semarang mendorong warganya menuju capaian nol persen Open Defecation Free (ODF) atau terbebas dari BABS (Buang Air Besar Sembarangan)...

Pembunuh Dosen Undip Dijerat Pasal Berlapis

SEMARANG- Supardi, 22, seorang penjaga indekos, yang merupakan pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Nanik Trimulyani Arifin, 72, dosen tidak tetap Universitas Diponegoro (Undip) Semarang,...

Tambah Stok Uang Akhir Tahun

RADARSEMARANG.COM - Petugas Polda Jawa Tengah mengamankan kedatangan uang kertas di Stasiun Semarang Tawang, Minggu (24/12). Bank Indonesia memastikan stok uang tunai untuk kebutuhan...

Tembakau Gorila Beredar via Online

BATANG - Maraknya peredaran tembakau dengan kandungan Narkoba, atau Tembakau Gorila ternyata sudah sampai di Kabupaten Batang. Peredaran tembakau memabukkan tersebut, diakui penggunanya didapat...