33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Pangudi Luhur Sabet 4 Gelar

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SALATIGA – Pergelaran Drumband Pelajar Salatiga Open 2017 yang digelar belum lama ini mengembalikan SMP Pangudi Luhur sebagai jawara. Sekolah ini telah lama memiliki tradisi juara dalam even semacam ini dan sempat redup prestasinya tahun kemarin.

Tahun ini, SMP Pangudi Luhur menyabet empat gelar. Mulai dari kategori Gita Pati yang mendapat juara pertama. Lomba defile juga meraih posisi yang pertama. Sementara untuk kategori display mendapatkan juara ke dua. Dan colour guard mendapatkan juara ketiga.

“Untuk gita pati diraih juara pertama atas nama Lidwina adyaningtyas Dewanti,” jelas kepala SMP Pangudi Luhur, Aka Prasetya.

Aka Prasetya menjelaskan, kontingen drumband sekolahnya berjumlah 84 siswa dan sudah mempersiapkan diri menghadapai even yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Persatuan Drumband kota Salatiga (PDBI) selama kurang lebih 2 bulan.

“Kita mulai dari latihan dasar, kemudian koreografi setiap minggu dua kali. Kita bersyukur hasilnya cukup memuaskan,” terang Aka di ruang kerjanya, kemarin. Lomba diikuti 10 peserta dari berbagai SMP di Salatiga.
Seluruh kontingen dilatih oleh tim yang terdiri dari F. Supriyatno, Budi Priyanto dan FX Lilik Ardani, serta P. Aditya.

Menurut Aka, dukungan orang tua juga menjadi salah satu faktor prestasi ini. “Hasil ini harus menjadi penyemangat ke depan. Terimakasih kepada pelatih dan orang tua yang mendukung maksimal selama persiapan dan pelaksanaannya,” imbuh Aka.

Selain drumband, pihak sekolah juga ada kontingen drumblek. Namun itu disiapkan insidental. Di bidang olahraga atletik, salah satu anak didik juga ada yang meraih prestasi tingkat nasional. (sas/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Daerah Bingung Kembangkan Pariwisata

SEMARANG - Tidak sedikit pemkab/pemkot yang masih kebingungan mencari sumber dana untuk mengembangkan potensi desa wisata, terutama yang berkaitan dengan objek wisata alam. Praktis,...

Jadwal Kompetisi Masih Belum Jelas

SEMARANG – Jadwal kompetisi yang akan diikuti PSIS yakni Liga 2 atau Divisi Utama, hingga saat ini masih belum jelas. Jadwal semula yakni Maret...

Ketika Beijing Berubah Menjadi Begging

Oleh: Dahlan Iskan Di judul berita itu tertulis ‘Begging’. Artinya ‘mengemis’. Padahal si penulis bermaksud menulis kata ‘Beijing’. Ibu kota Tiongkok. Kesalahan itu menjadi sangat  sensitif. Ketika...

Mudahkan Peziarah

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah pekerja tengah melakukan pengurukan makam di Kawasan Tenggang Kaligawe Semarang. Dengan adanya pengurukan tersebut, aktivitas ziarah warga tidak lagi terganggu adanya...

Perda Izin Gangguan Dihapus

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pemkab Semarang akhirnya menghapus Perda Nomer 13 Tahun 2006 tentang Perubahan Perda Kabupaten Semarang Nomer 3 Tahun 2003 tentang Izin Gangguan...

Pembinaan Harus Lebih Tertata

SEMARANG - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng diharapkan lebih intens menjalin komunikasi dengan pengprov, terkait dengan grand design pembinaan olahraga di Jateng. Ikhtiar...