33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Membaca Tingkatkan Menulis Narasi Berbahasa Jawa

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

Dengan melihat latar belakang siswa banyak menggunakan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari – hari dan sulitnya pemakaian bahasa krama, maka guru harus pandai – pandai memilih media agar tujuan pembelajaran tercapai. Maka untuk mengatasi hal tersebut, guru menyiapkan contoh bacaan narasi berbahasa krama kemudian siswa membacanya dalam hati  bacaan itu supaya dipahami.

Guru membagikan kertas kosong. Lalu guru membagikan contoh bacaan narasi untuk dibaca siswa. Setiap siswa sudah memegang bacaan, satu siswa satu bacaan. Siswa membaca bacaan tersebut . Siswa mencari kata – kata sukar yang tidak tahu artinya. Siswa secara bergiliran menuliskan kata –kata sukar tersebut untuk dituliskan di papan tulis. Siswa mencatat kata –kata sukar yang tertera di papan tulis tersebut. Guru lalu bertanya kepada siswa. Setiap arti kata yang sukar tersebut ditawarkan kepada siswa. Siapa yang tahu artinya supaya menjawab.

Untuk kata yang sukar yang masih tersisa, guru menyuruh siswa untuk membuka kamus yang telah tersedia. Siswa yang sudah menemukan jawaban supaya mengacungkan tangan terlebih dahulu. Guru menyuruh siswa yang sudah mendapatkan jawaban arti kata dari kamus tadi. Siswa maju ke depan menuliskan arti kata yang terdapat dalam kamus.

Guru membantu siswa untuk mengartikan kata –kata sukar yang belum terjawab. Siswa mencatat arti kata –kata sukar yang terdapat di papan tulis dan dari keterangan guru.  Guru memberi pertanyaan tentang isi bacaan narasi dengan kata tanya apa, siapa, kapan, bagaimana. Siswa secara bergiliran menjawab pertanyaan dari guru. Semua pertanyaan dan jawaban dicatat oleh siswa di buku catatan.

Guru menyuruh siswa membaca dalam hati sekali lagi contoh bacaan narasi. Siswa membaca bacaan tersebut. Siswa membaca dengan tenang dan lancar. Setelah siswa selesai membaca bacaan ditarik oleh guru . Guru menyuruh siswa untuk menuliskan kembali bacaan narasi yang telah dibacanya. Selama siswa menuliskan karangan narasi, kelas kondisinya tenang, tidak ada suara siswa yang bertanya kepada siswa lainnya.

Setelah siswa selesai menulis karangan, siswa mengumpulkan karangan kepada guru. Secara acak, guru mengambil satu karangan hasil tulisan siswa. Guru menyuruh siswa maju ke depan untuk membacakan hasil karangan temannya. Siswa yang ditunjuk guru membacakan hasil karangan siswa tersebut. Siswa membaca karangan dengan lancar. Satu persatu hasil tulisan siswa diperiksa oleh guru. Nilai rata –rata tulisan tersebut bagus.

Berdasarkan pengamatan guru ketika siswa membuat karangan dengan media membaca, tidak ada anak yang bertanya kepada temannya, dan tidak ada anak yang bertanya kepada gurunya. Ini membuktikan bahwa dengan menulis narasi berbahasa Jawa bisa mengubah perilaku siswa  menjadi lebih aktif dan kreatif. (*/aro)

Guru SMP Negeri 18 Semarang

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....