33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Membaca Tingkatkan Menulis Narasi Berbahasa Jawa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

latin narasi berbahasa Jawa ragam krama itu lebih sulit dibanding menulis latin narasi berbahasa Indonesia. Menulis latin berbahasa Jawa ragam krama perlu media yang bisa mempermudah siswa dalam menulis latin berbahasa Jawa ragam krama. Salah satu media yang digunakan yakni media membaca.

Kemampuan menulis berbahasa Jawa siswa SMP sekarang masih rendah. Hal ini terbukti adanya kesulitan yang dialami siswa  dalam menulis narasi berbahasa Jawa ketika guru memberi tugas. Kesulitan ini tampak pada penerapan ejaan, pemilihan kata, dan penyusunan kalimat.

Menurut Heru Susanto, membaca adalah suatu kegiatan berbahasa untuk memahami lambang – lambang bunyi  bahasa yang tertulis baik tersurat ataupun tidak dalam memahami informasi yang disajikan. Jenis membaca yang digunakan sebagai media menulis narasi, yakni membaca pemahaman intensif. Membaca pemahaman adalah membaca yang bertujuan  memahami bacaan secara tepat dan cepat.

Penerapan atau pemakaian Bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari itu lebih sulit karena Bahasa Jawa ada unggah – ungguh-nya. Pemakaian Bahasa Jawa ada krama inggil, ada mudha karma ,ada wredha karma, ada ngoko alus ada ngoko lugu. Pemakaian bahasa juga berbeda – beda. Misalnya, kita akan berbicara dengan orang yang terhormat, kita menggunakan bahasa krama inggil. Kita mau bicara dengan orang yang lebih muda, bisa memakai bahasa ngoko jika yang kita ajak bicara sudah akrab. Ngoko alus digunakan untuk berbicara orang yang sebaya tetapi saling menghormati.

Dalam unggah – ungguh bahasa krama inggil tidak boleh diterapkan dalam diri kita . Misalnya, kata kerja yang tidak dapat dipakai untuk diri sendiri “dhahar “ yang berarti makan. ”ngunjuk“ yang berarti minum,  “tindak“ yang berarti pergi, ”siram“ yang berarti mandi, “sare“ yang berarti tidur, “wungu“ yang berarti bangun, ”gerah“ yang berarti sakit, dan masih banyak lagi.

Penerapan bahasa krama untuk diri kita sendiri memakai bahasa krama madya misalnya ”kula nedha” yang berarti saya makan. Kula ngombe” yang berarti saya minum. Kula kesah” yang berarti saya pergi. Contoh bahasa krama yang berupa kalimat,  misalnya ”Kula  boten mlebet sekolah amargi sakit. Yang artinya, saya tidak masuk sekolah karena sakit.  Kalau bahasa krama untuk orang lain dan lebih tua, misalnya “Bapak boten tindak kantor amargi gerah. Arti kalimat tersebut, bapak tidak masuk kantor karena sakit.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Teriakan Tak Didengar, Akhirnya Tewas Terlindas

KENDAL—Seorang pengendara motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk tangki Pertamina pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan terseret sejauh 50 meter. Korban bernama Kuswandi, warga...

Mantan Kepala UPTD Kasda Jadi Tersangka

SEMARANG - Satu lagi tersangka kasus dugaan korupsi uang kas daerah (kasda) Rp 22 miliar milik Pemerintah Kota Semarang. Setelah menetapkan Dia Ayu Kusumaningrum,...

Parkir di Alun-alun, Mobil akan Diderek

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kepolisian Resor (Polres) Magelang Kota mengancam akan menderek mobil yang melanggar aturan parkir pada malam pergantian tahun 2018. Saat pelaksanaan Car...

Pancing Sleman Juara Anak Putra Putri

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG-Pemain dari klub Pancing Kabupaten Sleman, Jogjakarta, meraih juara pertama kelompok tunggal anak putra dan putri Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Tidar Cup XIX...

Aboge Lebaran 27 Juni

WONOSOBO – Penganut aliran Kepercayaan Kejawen Aboge (Alif Rabu Wage) asal Wonosobo, pada tahun ini akan merayakan Lebaran pada Selasa Pon 27 Juni 2017. Perayaan Lebaran...

Pemkot Raih Opini WTP

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun...